Suara.com - Menjelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Amanat Nasional Rabu (14/5/2014) muncul isu yang menyebutkan bahwa Hatta Rajasa akan mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Perekonomian pada Jumat (16/5/2014). Kabarnya, Ketua Umum PAN ini akan mundur untuk persiapan deklarasi menjadi peserta bursa pemilihan presiden dan wakil presiden.
Hatta merupakan salah satu tokoh terkuat di PAN yang sekarang digadang-gadang akan menjadi kandidat wakil presiden untuk mendampingi Prabowo Subianto, calon presiden yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Menanggapi isu tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN, Alvin Lie, mengaku belum tahu pasti. Tetapi menurut dia -- mengutip pernyataan Hatta sebelumnya – Hatta baru akan mengundurkan diri sebagai menteri jika sudah resmi maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden dan peresmian tersebut baru akan ditentukan dalam Rakernas PAN yang akan datang.
“Untuk menghindari konflik kepentingan dan tidak setengah-tengah,” katanya kepada suara.com, Selasa (12/5/2014).
Dihubungi suara.com secara terpisah, Ketua DPP PAN Rizky Sadiq juga mengaku belum mendapatkan kepastian tentang kabar Hatta akan mundur.
“Belum tahu, saya baru dengar malahan. Informasi darimana itu,” kata Rizky.
Rizky mengatakan bahwa Rakernas PAN untuk menentukan koalisi partai baru akan dilaksanakan Rabu (14/5/2014) besok.
“Ini aja baru mau rakernas,” kata Rizky.
Dalam rakernas nanti, kata Rizky, akan menjaring seluruh aspirasi dan harapan kader PAN untuk kemudian menentukan kemana PAN berlabuh menjelang Pemilu Presiden 2014.
Saat ini, suara di internal PAN masih belum sepakat untuk menentukan akan berkoalisi ke poros mana. Tetapi, kecenderungannya mengarah ke poros PDI Perjuangan (Joko Widodo) dan poros Partai Gerindra (Prabowo).
Beberapa waktu yang lalu, Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi kepada suara.com mengatakan sangat yakin PAN akan segera mengikuti langkah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendukung Prabowo.
“Sebentar lagi ada PAN dan PKS yang sekarang sedang mengerucut (dukung Prabowo). Hampir mendekati kepastian,” kata
Dengan bergabungnya Partai Gerindra, PAN, dan PKS, kata Suhardi, berarti tiket Prabowo untuk mendaftar sebagai calon presiden sudah aman.
“Kalau diitung-itung, jumlah suaranya kan sudah di atas 30 persen,” kata Suhardi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta
-
Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi
-
Ketum TP PKK Soroti Pentingnya Keamanan Perempuan di Semua Ruang, Termasuk Dunia Digital
-
KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!
-
AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak
-
Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!
-
Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!
-
Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI