Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie meminta para peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI untuk membarui serta menyesuaikan mandat penuh yang diberikan kepadanya, sesuai hasil Rapimnas III tahun 2012 lalu. Mandat menyebutkan Aburizal adalah capres Partai Golkar.
Menurut Aburizal, pembaruan mandat perlu dilakukan untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014.
"Penyesuaian mandat ini saya perlukan agar langkah-langkah saya sebagai Ketua Umum pada putaran dan tikungan terakhir ini sesuai dengan konteks situasi yang ada, sesuai dengan ruang gerak yang secara riil kita miliki, serta sesuai pula dengan kebutuhan praktis untuk mengambil keputusan secara secara cepat dan bertanggung jawab," kata Aburizal dalam pidato pembukaan Rapimnas VI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (18/5/2014).
Aburizal menambahkan untuk saat ini, masalah posisi kekuasaan atau kursi jabatan bukan tujuan akhir, tetapi semata-mata hanyalah sebuah instrumen untuk mencapai tujuan yang lebih besar, yaitu pencapaian kemajuan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Karena itu, Aburizal merasa tidak memiliki beban dan ambisi pribadi. Ia mengatakan tetap berpegang pada beberapa prinsip dasar Partai Golkar.
"Yaitu pertama, untuk menjaga kehormatan dan marwah Partai Golkar; kedua, untuk mencapai atau turut serta mencapai kemenangan dalam pilpres mendatang; serta yang ketiga atau yang terpenting adalah untuk menyiapkan fondasi agar Republik Indonesia memiliki sebuah pemerintahan yang kuat dan efektif, sebuah pemerintahan yang sukses dalam lima tahun mendatang untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Kejagung Bakal Pelajari Laporan Terkait Genosida Israel Terhadap Warga Palestina
-
Roy Suryo Ungkap Banyak Broker di Kasus Ijazah Jokowi, Ada Uang Haram di Balik Tawaran Damai?
-
Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Dipastikan Asli, Polisi: Cetakan Lama Bank Indonesia