Suara.com - Seorang ayah asal Phoenix, Amerika Serikat dijerat pasal penganiayaan anak-anak lantaran melemparkan anaknya yang masih berusia dua tahun ke dalam kolam renang. Aksi tersebut tertangkap kamera keamanan yang terpasang di kolam renang di kawasan Phoenix, Arizona.
Kepada polisi, Corey McCarthy, ayah tersebut, mengaku melempar Mia, putrinya, karena anaknya itu menceburkan seekor anjing kecil hingga tenggelam. Menurut Corey, hal itu ia lakukan untuk memberi pelajaran kepada Mia supaya tidak mengulangi perbuatannya.
Melalui rekaman kamera keamanan, tampak seorang perempuan yang adalah kekasih McCarthy, bergegas mengejar Mia sebelum bocah itu tenggelam.
Sementara itu, menurut Samantha, ibu Mia yang saat ini sudah cerai dengan Corey, bukan hanya itu yang dilakukan lelaki tersebut. Menurut Samantha, Corey juga sempat menyemprot Mia dengan air bertekanan tinggi.
Hingga kini, Corey masih meringkuk di dalam tahanan untuk menanti persidangan atas dirinya. (News.com.au)
Berita Terkait
-
Lewat Chatting Video, Lelaki Ini Suruh Kekasih Siksa Bayinya Hingga Tewas
-
Sekap dan Siksa Anak Sendiri, Sepasang Suami Istri Masuk Bui
-
Keganasan Kakak Kelas SDN 09 Renggut Nyawa, 13 Saksi Diperiksa Polisi
-
Sidik Kematian Renggo, KPAI Minta Polisi Tangani Khusus Anak yang Jadi Saksi
-
Pengusutan Kasus Kematian Murid SDN 09 Perlu Metode Khusus
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
Polemik Adies Kadir Memanas: Apakah MKMK 'Mengambil Alih' Keputusan DPR?
-
Kejagung Geledah Sejumlah Perusahaan di Sumatra Terkait Korupsi Ekspor CPO