Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali optimistis pasangan calon presiden-wakil presiden yang diusung parpolnya, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa akan menang dalam pemilihan umum 2014.
"Kami optimistis memenangkan kompetisi. Sampai kemarin yang mendukung Prabowo-Hatta sudah ada enam partai. Ini menggembirakan, membuat harapan lebih besar," kata Suryadharma Ali di Batam, Rabu (21/5/2014).
Ia meyakini, sebagai partai pertama yang menyokong Partai Gerindra mengusung Prabowo, keputusan PPP tidak salah. Partai pengusung akan merancang cara kampanye yang bagus untuk memenangkan Prabowo-Hatta.
"Sebagai partai pengusung tidak akan gegabah dalam kampanye untuk menarik simpati," kata dia.
Pria yang juga Menteri Agama itu mengatakan sengaja memilih Prabowo sejak awal kampanye Pemilu Legislatif, untuk menciptakan alternatif calon presiden selain Jokowi, karena saat itu capres dari PDIP itu selalu dielu-elukan masyarakat, seakan jabatan itu sudah menjadi miliknya.
"Jokowi dielu-elukan seakan Pilpres sudah selesai, kami mencoba mencari alternatif lain, karena kalau hanya satu, tidak bagus. PPP mengubah peta politik nasional," kata dia.
Ia meminta seluruh masyarakat untuk mendukung Prabowo-Hatta, demi Indonesia yang lebih baik lagi.
"Dengan kerendahan hati, kami meminta dukungan agar Prabowo sebagai capres, dan Hatta sebagai cawapres dapat diterima dan dipilih mayoritas rakyat," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?
-
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
-
Bukan Bertemu Oposisi, Istana Jelaskan soal Pertemuan Prabowo dengan Siti Zuhro hingga Abraham Samad
-
Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan
-
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
-
Polisi Segera Buka Kartu Soal Kasus Penganiayaan yang Menjerat Habib Bahar
-
Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Masuk Level Waspada
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari
-
Berawal dari Ingin Salaman, Anggota Banser Diduga Dikeroyok: Habib Bahar Kini Resmi Jadi Tersangka