Suara.com - Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso menilai calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) merupakan pribadi yang rendah hati.
"Pak Jokowi ini orangnya merendah sekali. Dia begitu rendah hati, bagaimana mungkin partai politik yang nomor satu datangi partai politik nomor 12," kata mantan Letnan Jenderal itu ketika deklarasi PKPI mendukung pasangan Jokowi - Jusuf Kalla di kantor DPP PKPI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (22/5/2014).
Itu sebabnya, kata Sutiyoso, partainya akan mendukung penuh duet Jokowi - JK.
"Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Jokowi yang sebesar-besarnya. Kami akan mendukung Pak Jokowi JK dengan sepenuh hati dan tanpa syarat," kata Sutiyoso.
Sutiyoso akan mengajak seluruh kader dan simpatisan PKPI untuk memenangkan pasangan Jokowi - JK.
"Kita hari ini secara resmi dukung Jokowi JK dan tentu konsekuensinya adalah kita harus menangkan capres kita. PKPI seluruh Indonesia habis-habisan bekerja dan kita harus menang yang tentunya menang dengan baik," katanya.
Dengan bergabungnya PKPI ke koalisi, berarti partai pengusung Jokowi - JK bertambah dari sebelumnya hanya PDI Perjuangan, PKB, Nasdem, dan Hanura.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
Dukcapil Temukan Nama dengan 79 Huruf: Terlalu Panjang untuk Kolom KTP!
-
Suplai Minyak AS Terancam? Trump: Kapal Minyak Harus Punya Nyali, Terjang Selat Hormuz!
-
Respons Aksi KPK, DPR: OTT Itu Penting, Tapi Penyelamatan Uang Negara Jauh Lebih Utama
-
Daftar Negara Korban Jalur Neraka Selat Hormuz, Bikin Ekonomi Kacau Imbas Perang Iran
-
Rismon Sianipar Mundur dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cium Aroma Kejanggalan
-
Yaqut Disebut 'Getok' Rp84 Juta Per Jemaah Haji Khusus
-
CCTV di Salemba Disisir, Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
H-8 Lebaran 2026: 45 Ribu Pemudik 'Serbu' Stasiun Jakarta, 721 Petugas Gabungan Siaga
-
3 Tetangga Indonesia Boncos Gara-gara Perang AS - Israel vs Iran
-
Iran Peringatkan AS: Timur Tengah Bisa Gelap Jika Fasilitas Listrik Diserang