Suara.com - Kandidat presiden Joko Widodo (Jokowi) disambut meriah dengan pengalungan "selendang kejujuran" saat tiba di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Minggu (25/5/2014).
Jokowi dan rombongan tiba di bandara sekitar pukul 11.35 WITA. Jokowi disambut oleh dua pasang Galuh-Nanang (Abang None versi Kalsel) yang mengenakan baju baju kurung adat khas Kalsel.
Mereka mengalungkan Kain Sasirangan berwarna merah pada politisi PDI-P yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu.
Kain Sasirangan merupakan kain batik khas Kalimantan Selatan bermotif Gagatas (semacam kue khas Kalimantan Selatan yang melambangkan kecantikan) dan motif Gigiharuan atau ikan gabus yang melambangkan kejujuran.
Jokowi yang mengenakan baju kotak-kotak merah datang bersama sejumlah tokoh PDI-P, seperti Teten Masduki.
Sementara itu, di luar bandara warga Banjarmasin sudah menunggu kedatangan Jokowi. Mereka berebut berjabat tangan dengan calon presiden yang diusung PDI-P dan mitranya itu.
Kedatangan Jokowi di Banjarmasin dijadwalkan untuk mengunjungi sejumlah pasar dan bertemu para relawan dalam rangka safari politik menjelang Pemilu Presiden 9 Juli.
Berikut agenda Jokowi selama berada di Banjarmasin:
1. Berkunjung ke harian Banjarmasin Post.
2. Meresmikan barisan relawan di Taher Square, Banjarmasin.
3. Blusukan di Pasar Sudi Mampir, Banjarmasin.
4. Menunaikan salat dzuhur di Masjid Noor, dekat Pasar Sudi Mampir.
5. Bertemu Gubernur Kalimantan Selatan Ruddy Ariffin di rumah kegubernuran di Taman Sari, Banjarmasin.
6. Blusukan di Duta Mal Banjarmasin.7. Bertemu kader dan pendukung dari empat partai politik pengusung Jokowi-JK di Hotel Mercure.
8. Silaturahmi dengan sejumlah ulama di Kalimantan Selatan disambung dengan ziarah ke makam Kiai Zaini Abdul Gani dan salat maghrib di Kota Martapura. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!