Suara.com - Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Sebastian Salang, mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014) siang.
Kepada awak media, Salang mengatakan bahwa kedatangannya ke kantor KPK adalah untuk menyerahkan amplop berisi ajakan kerja sama dengan KPK, dalam rangka mencegah terjadinya korupsi di ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
"Pengalaman yang ditorehkan sepanjang proses Pemilu, hanya memperlihatkan kecenderungan peserta Pemilu untuk menghalalkan segala cara demi meraih suara," kata Salang, ketika berada ke kantor KPK.
Salang pun mengatakan, momentum Pilpres mendatang tidak menutup kemungkinan akan terjadinya praktik-praktik negatif tersebut. Meskipun secara detail, Salang belum menyampaikan bentuk-bentuk kecurangan yang ditemukan, serta antisipasi yang bisa dilakukan ke depan.
"Ya, bisa saja praktik negatif itu terjadi. Pengalaman Pemilu Legislatif (Pileg) kemarin, terbukti maraknya (praktik) money politics, jual-beli suara, penggelembungan suara, pemalsuan dokumen dan lain-lain, yang terjadi secara masif," ujar Salang menambahkan.
Berita Terkait
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK
-
KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus
-
KPK Klaim Belum Ada Permintaan Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?
-
KPK Dalami Alasan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK
-
PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global
-
KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong
-
Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni
-
Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'