Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) resmi nonaktif dari jabatannya. Selama Jokowi nonaktif, jabatannya akan diisi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok).
Lamanya nonaktif Jokowi ini terhitung hari ini, Minggu (1/6/2014), hingga keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang calon presiden terpilih diumumkan, yaitu pada tanggal 24 Agustus 2014. Artinya, Jokowi akan nonaktif selama 85 hari.
"Nonaktifnya sampai penetapan hasil KPU soal presiden terpilih diumumkan. Kalau melihat jadwal itu tanggal 24 Agustus," kata Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Susilo, usai memberikan surat nonaktif sementara kepada Jokowi, di Rumah Dinas Kegebernuran DKI Jakarta, di Jalan Taman Suropati, Minggu (1/6/2014).
Sementara itu, Kepala Biro Kepala Daerah (KDH) dan Kerjasama Luar Negeri (KLN) Heru Budi Hartono, mengatakan, Jokowi akan kembali menjadi Gubernur pada tanggal 25 Agustus setelah KPU memberikan keputusan soal presiden terpilih. Jokowi akan menjadi Gubernur hingga pelantikan Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2014-2019 pada Oktober 2014 nanti.
"Kalau tidak ada gugatan Mahkamah Konstitusi (MK), dan sesuai jadwal KPU tentang pengumuman capres terpilih yaitu pada tanggal 24 Agustus, maka tanggal 25 Agustus Pak Jokowi bisa menjadi Gubernur," tutur Heru.
Saat dalam pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang, Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) yang diusung Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan koalisinya. Dalam pilpres ini, Jokowi-JK akan berhadapan dengan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan koalisinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan