Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginginkan gerakan kepramukaan di Indonesia di bawah pimpinan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault dapat membangun SDM masa depan di Tanah Air.
"Melalui gerakan Pramuka dipersiapkan pemimpin bangsa masa depan," kata Presiden Yudhoyono dalam acara pelantikan Pengurus Kwartir Nasional Pramuka periode 2013-2018 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/6/2014).
Menurut Presiden, Pramuka sangat esensial dalam membangun baik mental maupun fisik serta kepribadian kepemimpinan bagi generasi muda.
SBY juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan suatu negara yang besar dengan populasi dan sumber daya yang melimpah serta memiliki keuntungan letak geografis yang strategis.
Untuk itu, ujar dia, gerakan Pramuka juga mesti dapat mempersiapkan SDM yang unggul guna menyambut kejayaan Indonesia. Apalagi, Indonesia saat ini telah menjadi dalam 10 ekonomi terbesar di dunia serta pada masa depan diprediksi akan lebih besar.
"Saya menitipkan masa depan generasi muda kepada pelatihan dan pendidikan yang dilakukan Pramuka," kata Presiden Yudhoyono. (Antara)
Berita Terkait
-
Istri AHY Annisa Pohan Lahirkan Anak Kedua, Diberi Nama Gelar Raja
-
Peran SBY di Nama Anak Kedua AHY dan Annisa Pohan, Terinspirasi Gelar Raja Mataram
-
Cikeas, Anies, dan Seni Menyembunyikan Politik di Balik Kata 'Tidak Diundang'
-
Anggap Anies Murni Silaturahmi ke Cikeas Tanpa Niat Politik, Sahroni: Capres Masih Lama
-
Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan
-
Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal
-
Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik
-
Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH
-
Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat
-
Prabowo Saksikan 10 MoU RI-Korea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis
-
Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit