Suara.com - Beberapa waktu lalu, pihak Komisi Pemilihan Umum telah membeberkan agenda atau jadwal debat calon presiden (capres) dan cawapres untuk Pilpres 2014 ini. Sejumlah stasiun TV akan ikut menayangkan, pada tanggal-tanggal yang juga sudah disusun sebelumnya.
Namun, terkait pelaksanaan debat tersebut, KPU kini telah melakukan penyesuaian atau mengubah metode dan strukturnya. Tepatnya, jika awalnya disusun berurutan mulai dari debat antar-capres, antar-cawapres, antar-capres, antar-cawapres, baru kemudian antar-pasangan, maka kini berbeda.
"Setelah berdiskusi dengan tim kampanye nasional masing-masing pasangan calon, ada perubahan di metode debat. Tadinya debat antar-cawapres akan dilakukan dua kali, sekarang menjadi satu kali saja," kata Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay, Kamis (5/6/2014).
Dengan penyesuaian ini, pelaksanaan debat akan dilakukan mulai dari antar-pasangan, antar-capres, kemudian antar-capres lagi, lalu antar-cawapres, serta diakhiri dengan debat antar-pasangan. Sementara untuk tanggal pelaksanaan dan stasiun TV yang akan menyiarkan tidak ada perubahan.
Berikut jadwal debat capres-cawapres Pemilu 2014:
-Senin 9 Juni: Debat antara Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, dengan tema "Pembangunan Demokrasi, Pemerintahan yang Bersih dan Kepastian Hukum" (disiarkan SCTV, Indosiar dan Berita Satu TV)
-Minggu 15 Juni: Prabowo Subianto dan Joko Widodo, dengan tema "Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial" (Metro TV dan Bloomberg TV)
-Minggu 22 Juni: Prabowo Subianto dan Joko Widodo, dengan tema "Politik Internal dan Ketahanan Nasional" (TV One dan ANTV)
-Minggu 29 Juni: Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla, dengan tema "Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Iptek (RCTI, MNCTV dan Global TV)
-Sabtu 5 Juli: Pasangan Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK, dengan tema "Pangan, Energi, Lingkungan" (TVRI dan Kompas TV)
[Antara]
Berita Terkait
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat