Suara.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengutuk usaha pembunuhan calon presiden Afghanistan Abdullah.
Upaya pembunuhan dilakukan ketika Abdullah konvoi kampanye di Kabul. Ia lolos dari kematian ketika dua ledakan menghantam iring-iringan mobil konvoi.
Ledakan itu menewaskan sedikitnya enam orang. Insiden terjadi beberapa hari menjelang putaran kedua pemilihan presiden.
"Para anggota Dewan Keamanan menggarisbawahi dukungan mereka untuk proses demokrasi di Afghanistan, dan memandang ke depan untuk putaran kedua pemilihan presiden serta keberlanjutan transisi tertib bagi pemerintah baru," demikian pernyataan PBB.
"Tidak ada aksi teroris yang bisa membalikkan jalan menuju ke arah perdamaian yang dipimpin Afghanistan, demokrasi dan stabilitas di Afghanistan, yang didukung oleh rakyat serta Pemerintah Afghanistan selain masyarakat internasional," demikian pernyataan selanjutnya.
Para anggota dewan juga menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada keluarga korban.
Serangan bom dengan sasaran konvoi Capres Abdullah terjadi di Kabul, Jumat (6/6/2014). Akibat serangan ini dua orang tewas dan 16 orang lainnya luka. Sementara Abdullah selamat dari serangan bom. Ini merupakan insiden pertama saat berlangsungnya kampanye pemilu di Afghanistan. (AFP)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
PBB Ingatkan Hizbullah, Minta Patuhi Gencatan Senjata Lebanon-Israel
-
PM Lebanon Nawaf Salam Puji Donald Trump soal Gencatan Senjata 10 Hari dengan Israel
-
PBB Sambut Baik Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon
-
Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
-
BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect untuk Waspadai Kejahatan Siber
-
Gencatan Senjata Lebanon - Israel Berlaku, Donald Trump Serukan Penghentian Pembunuhan
-
BPBD DKI: Banjir Jakarta Pagi Ini Rendam 21 RT di Jaksel dan Jaktim, Ketinggian Air Hingga 80 Cm
-
Jadi Tersangka, Harta Rp 4,1 Miliar Ketua Ombudsman Terungkap di Tengah Penyelidikan Kejagung
-
Modus Toko Kosmetik Terbongkar, Penjual Obat Keras Ilegal di Tamansari Ditangkap Polisi
-
Kata-kata PBB soal Gencatan Senjata Lebanon - Israel, Menghentikan Penderitaan Rakyat di Jalur Biru