Suara.com - Tim pemenangan Jokowi-JK siap mengantisipasi dan menjalankan strategi khusus untuk mencegah penggalangan TNI aktif mendukung capres tertentu.
Hal itu diungkapkan Ketua Koalisi Partai dan Pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla Wilayah Lampung dan Sumatera Bagian Selatan Sjachroedin Z.P.
"Saya jelek-jelek begini pensiunan jenderal juga, jadi tahu dan paham bagaimana trik penggalangan dukungan semacam itu, dan sebisa mungkin akan saya cegah tidak terjadi di daerah saya," katanya dalam rapat koordinasi koalisi partai dan sukarelawan pendukung Jokowi-JK di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Lampung, Sabtu (7/6) sore.
Sabtu (7/6/2014).
Mantan Gubernur Lampung dua periode itu menegaskan bahwa pihaknya akan menurunkan jaringan yang dimiliki agar hal-hal yang dimaksud tidak terjadi, sebagaimana diadukan terjadi di DKI Jakarta. Namun, dia enggan mengungkap upaya strategi pencegahan tersebut secara lebih detail.
"Yang penting kami akan melakukan dengan cara-cara terhormat karena Jokowi-Jusuf Kalla adalah sosok yang pantas dan diperlukan untuk memimpin Indonesia ke depan," kata dia lagi.
Dalam rapat koalisi dan relawan itu, ditetapkan bahwa partai koalisi pendukung Jokowi-JK akan mengadakan rapat besar di lima titik di Lampung dalam periode satu bulan ke depan.
"Satu titik meliputi tiga kabupaten, jadi 15 kabupaten kebagian semua," kata Sjachroedin lagi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!
-
Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?
-
MBG Bau Tengik, Plastik Mahal! Jeritan Pedagang Tanah Abang di Tengah Demo BGN
-
Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat