Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap moderator debat calon presiden tahap ketiga yang bakal disiarkan langsung di televisi pada Minggu (22/6/2014), mampu menggali visi dan misi pandangan politik internasional dua pasangan kandidat Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) dan Prabowo-Hatta Rajasa.
Hal itu disampaikan SBY dalam konperensi pers di Hotel Sheraton, Nandi, Ibukota Republik Fiji, Rabu (19/6/2014), seperti dikutip dari laman resmi Setkab.go.id.
“Rakyat menginginkan Indonesia yang sejahtera, mampu memperkuat hubungan internasional dan menegakkan hak-hak asasi manusia, serta menegakkan hukum dan Undang-Undang,” kata SBY.
Debat ketiga rencananya akan dipandu oleh akademisi dari Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, dengan tema “Politik Internasional dan Ketahanan Nasional.”
Debat disiarkan langsung selama dua jam mulai pukuk 20.00 WIB hingga 22.00 WIB yang berisi enam bagian seperti pada dua tahapan debat sebelumnya.
Pada kesempatan itu SBY juga mengaku siap dimintai pendapat oleh presiden terpilih untuk berbagi pengalaman, termasuk soal hubungan luar negeri Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat