Suara.com - Tim sukses capres Prabowo, Letjen (Purn) TNI Yunus Yosfiah menunjukkkan surat pemberhentian capres nomor urut satu itu dari dinas kemiliteran yang langsung ditandatangani BJ Habibie yang waktu itu menjabat sebagai presiden.
Surat pemberhentian bertanggal 20 November 1998 itu dipamerkan oleh Yunus saat konferensi pers di markas pemenangan Prabowo-Hatta di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Jumat (20/6/2014).
Dalam Keppres bernomor 62/ABRI/ 1998 itu tertulis Prabowo diberhentikan dengan hormat dari dinas keprajuritan ABRI sejak akhir November 1998.
Hal itu dilakukan Yunus untuk menanggapi penjelasan dari mantan Panglima ABRI Wiranto kemarin, Kamis (19/6/2014).
Yunus menuding kalau pernyataan Wiranto untuk menguasai media dan merugikan jagoannya untuk bertarung di Pilpres.
"Perlu diketahui bahwa pernyatan pak Wiranto banyak menguasai media dan ditayangkan berkali kali," kata Yunus yang juga pernah menjabat sebagai menteri penerangan.
Yunus mencurigai soal pemberhentian Prabowo yang baru dimunculkan saat ini.
"Kalo kita meributkan permasalahan pak Prabowo ini, harusnya dari tahun 2004, pada beliau maju pada konvensi (Capres) Golkar, sepuluh tahun yang lalu," ujarnya.
Dalam konferensi persnya Wiranto kemarin, Prabowo melakukan penculikan aktivis atas inisiatif sendiri dan oleh karena itulah Dewan Kehormatan Perwira (DKP) ABRI menyampaikan rekomendasi pemberhentian Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog
-
HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya
-
Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
-
Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar
-
Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?
-
Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua