Suara.com - Menjelang pelaksanaan debat capres ketiga yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), capres Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak punya waktu untuk mempersiapkannya dengan matang.
Hal itu disebabkan oleh padatnya jadwal Jokowi untuk terus menjalani kampanye, terutama dengan gaya khasnya yaitu "blusukan". Namun begitu, dia mengatakan akan tetap menyiapkan diri setidaknya pada hari Sabtu atau Minggu ini.
"Kita kampanye terus. Besok (Jumat) kampanye lagi. Persiapannya hari Sabtu, kalau nggak hari Minggu," jawab Jokowi saat berada di Gringsing, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014) malam.
Dalam debat ketiga yang akan membahas tentang "Ketahanan Pangan dan Pertahanan" ini, Jokowi mengaku akan menanyakan hal-hal yang tidak dimengertinya sama sekali. Menurutnya, memang itulah yang harus dilakukan.
"Kira-kira yang saya nggak ngerti, saya musti bertanya. Kaya kemarin, masalah anggaran saya tanya, ada yang bocor atau nggak. (Itu) Saya bertanya," tandasnya.
Sesuai rencananya, debat capres-cawapres yang diselenggarakan oleh KPU sendiri akan dilaksanakan sebanyak lima kali, dengan topik yang berbeda-beda. Debat pertama yang sudah berlalu membahas visi-misi secara umum, sementara di debat kedua KPU menyodorkan topik perekonomian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi