Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Partai Demokrat Edhie Baskoro (Ibas) mengatakan Partai Demokrat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 tidak akan golput. Dia menekankan, seluruh kader harus memberikan suaranya sesuai yang hendak mereka pilih.
"Demokrat anjurkan pada pilpres untuk memilih pemimpin yang tegas, melanjutkan pemerintahan yang baik saat ini," kata Ibas usai melaksanakan kampanye akbar Prabowo-Hatta di Stadion Umum Gelora Bung Karno (SU-GBK), Minggu (22/6/2014).
Partai Demokrat dalam pilpres ini, sesuai yang dikatakan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memiliki sikap netral. Menurut Ibas, netral yang dimaksud adalah dengan tidak mencalonkan seseorang.
"Kami netral dalam arti tidak mendaftarkan calon tertentu," tuturnya.
Karenanya, lanjut Ibas, untuk saat ini calon yang tepat adalah sosok Prabowo.
"Pak Prabowo banyak memberikan kritik, memberikan masukan, sekali-kali menyinggung pemerintahan. Tapi Pak Prabowo juga kasih apresiasi ke pemerintahan saat ini, ke Pak SBY, dan harapannya beliau (Prabowo) benar-benar bisa menjalankannya nanti," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran