Suara.com - Politisi senior Partai Golkar Gandung Pardiman menegaskan bahwa partainya didirikan oleh TNI (dulu ABRI), bukan Ormas Tri Karya.
"Tidak ada itu. Yang dirikan Golkar bukan Tri Karya. Pendirinya TNI (ABRI), titik," kata Gandung yang juga Ketua DPD I Daerah Istimewa Yogyakarta kepada suara.com, Jumat (27/6/2014). "Saya sudah baca bukunya yang tebel-tebel, sejarah Golkar."
Ormas Tri Karya Golkar merupakan himpunan tiga organisasi: Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia, Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong, dan Kosgoro 57.
Menurut Gandung bila ada pengurus Ormas Tri Karya yang mengatakan bahwa mereka adalah pendiri Partai Golkar, itu hanya retorika.
Gandung yang juga anggota Komisi V DPR RI menjelaskan Ormas Tri Karya tidak memiliki kewenangan untuk mengatur Partai Golkar karena masing-masing sudah memiliki AD/ART.
"Jadi jangan atasnamakan pendiri," kata Gandung.
Gandung menyebut orang-orang yang berada di Komponen Ormas Tri Karya sebagai orang yang tidak punya wadah.
"Tuwek-tuwek kumpul malah memprovokasi," kata Gandung.
Pernyataan Gandung ini terkait dengan langkah Komponen Ormas Tri Karya yang menentang keras keputusan pemecatan terhadap tiga yaitu Ketua DPP Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Bendahara DPP Golkar Nusron Wahid, serta Poempida Hidayatulloh, karena tidak mau ikut mendukung Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.
Komponen Tri Karya bahkan akan memecat Aburizal karena dianggap sudah tidak lagi memiliki leadership.
"Mau mecat ARB (Aburizal Bakrie), Itu kan lucu," kata Gandung seraya mengatakan langkah Komponen Tri Karya tidak akan memiliki dampak apa-apa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Usai Hadiri KTT ASEAN, Prabowo Langsung Kunjungi Pulau Miangas di Perbatasan RI - Filipina
-
Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir
-
NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?