Suara.com - Mantan juara Wimbledon Pat Cash memprotes peraturan baru Wimbledon, yang menurutnya, secara tidak langsung memaksa petenis perempuan tidak memakai bra.
Protes Cash berawal dari peraturan baru Wimbledon yang mengharuskan petenis perempuan mengenakan dress code berwarna putih polos, baik itu pakaian, sepatu, topi, bandana, hingga kaos kaki. Jika ada motif garis berwarna lain pun, lebarnya tidak boleh melebihi satu sentimeter.
Namun, yang dinilai konyol menurut Cash adalah larangan untuk memakai pakaian dalam berwarna selain putih. Pakaian dalam yang kemungkinan bisa terlihat saat sedang bertanding, atau terlihat akibat berkeringat, haruslah putih, tidak boleh warna lainnya.
Yang jadi masalah, tidak semua pemain membawa cadangan pakaian dalam berwarna putih polos. Akibatnya, mereka pun terpaksa tidak mengenakan bra, demi mematuhi peraturan itu.
Cash lalu mencontohkan insiden yang terjadi pada seorang petenis. Petenis itu dipanggil wasit pertandingan lantaran pakaian dalamnya yang berwarna biru terlihat dari luar saat dirinya berkeringat. Si petenis pun diminta untuk tidak mengenakan pakaian dalam berwarna gelap.
"Ini benar-benar menjadi konyol," ungkap Cash gemas.
Meskipun demikian, ketika dikonfirmasi, seorang juru bicara Wimbledon mengatakan bahwa semua petenis sudah diberitahu perihal peraturan itu. Menurut pengakuannya, belum ada pelanggaran terhadap peraturan itu. (Mirror)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin
-
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya