Suara.com - Raja Arab Saudi Abdullah berjanji akan menghancurkan kelompok militan Islam yang mengancam negeri itu. Menurut dia, Arab Saudi tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi kelompok teroris.
Raja Abdullah mengungkapkan hal itu dalam pesan Ramadan, Sabtu (28/6/2014). Pesan itu disampaikan hanya selang dua hari setelah Kerajaan mengeluarkan perintah untuk melindungi Arab Saudi dari ancaman teror yang dilakukan teroris.
Irak yang merupakan negara tetangga hampir jatuh ke tangan kelompok militan Sunni. Konflik yang terjadi di Irak dikhawatirkan akan menyebar ke Arab Saudi yang merupakan negara eksportir minyak terbesar di dunia.
“Kami tidak akan membiarkan kelompok teroris yang menyamarkan tindakannya di balik agama menyentuh tanah kami,” kata Raja Abdullah.
Arab Saudi berhasil menghancurkan jaringan Al Qaeda ketika kelompok itu mulai melakukan aksi pengeboman dan juga serangan ke sejumlah instansi vital.
Konflik yang terjadi di Irak di mana kelompok militant yang didukung oleh gerakan ISIL ditakutkan akan merembet ke Arab Saudi. Karena, negara tersebut hanya berjarak 800 kilometer dari Irak. (Reuters)
Berita Terkait
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret
-
Arab Saudi Lebaran 2026 Kapan? Ini Perkiraan Idul Fitri 1447 H dan Penentuannya
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar
-
Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri
-
Prabowo Bantah Keras! Indonesia Tak Pernah Janji Setor USD 1 Miliar ke Dewan Buatan Trump
-
Jangan Sampai Kehabisan! Masih Ada 587 Ribu Kursi Kosong KA untuk Arus Balik Lebaran 2026
-
Lebaran 2026 Jakarta Diterjang Banjir: 46 RT di Jaktim Terendam, 696 Warga Mengungsi
-
Suasana Lebaran di Istana, Senyum Tipis Iriana Jokowi Foto Bareng Presiden Prabowo
-
Arab Saudi Usir Atase Militer Iran, MBS Disebut Desak Trump Terus Gempur Teheran
-
Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
-
Jarang Diekspos Media Barat, Berapa Korban dari Israel pada Serangan Balik Iran?
-
Jangkauan Rudal Iran Tembus 4000 Km, AS dan Sekutnya Gemetar, Panas Dingin, Panik