Suara.com - Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei memang merilis kalau pasangan capres cawapres Jokowi-Hatta unggul dari Prabowo-Hatta, namun Jokowi menyatakan hal itu karena aspirasi rakyat yang memilihnya.
"Kemenangan (pencoblosan) kemarin bukan kemenangan mobilisasi rakyat, tapi kemenangan aspirasi rakyat," kata Jokowi di Posko pemenangan JKW4P, Menteng, Jakarta, Kamis (10/7/2014).
Dia sekaligus menambahkan, kemenangan itu masih belum resmi dan harus menunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pilpres 2014.
Karenanya, selama menunggu masa penghitungan ini, Jokowi meminta seluruh masyarakat terus menjaga dan mengawal hasil pemilu hingga menjadi hasil resmi dari KPU.
"Kita harus kawal dan pastikan bahwa penghltungan dan rekapitulasi suara di KPU berjalan dengan benar, dengan bersih dan tanpa intervensi dari plhak manapun Juga," tuturnya.
Justru, terangnya, tugas yang lebih penting ke depan adalah membuat Indonesia menjadi baik dan bersatu padu.
"Tugas dan tantangan di depan kita besar. Saya mengajak kepada semua pihak, dari pihak manapun juga untuk sama-sama bersatu padu membuat lndonesia yang lebih balk," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Serahkan Rp11,4 Triliun, Prabowo Sentil Oknum Birokrasi Nakal
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Gantikan Anwar Usman Jadi Hakim MK, Liliek Prisbawono Punya Harta Rp5,9 Miliar
-
Pembahasan RUU Perampasan Aset Kembali Bergulir, Dinilai Tepat Usai KUHAP Baru Berlaku
-
Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Ngantor di IKN: Dengan Senang Hati, Tapi Masalahnya...
-
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK
-
Resmi Dilantik Jadi Ketua Ombudsman 20262031, Hery Susanto Siap Benahi Internal Lembaga
-
Tradisi Taklimat Prabowo Dinilai Perkuat Koordinasi Pemerintahan
-
Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Apa Sebenarnya yang Terjadi dan Apa Risikonya?
-
Momen Prabowo Berdiri di Hadapan 'Gunungan' Uang Rp11,4 Triliun di Kejagung