Suara.com - Pemerintah RI perlu melobi pemerintah Mesir untuk segera membuka pintu perbatasan yang bisa menghubungkan Rafah dengan Jalur Gaza, Palestina, kata pakar hukum Internasional Universitas Islam Indonesia, Jawahir Thontowi.
"Meskipun telah melakukan berbagai upaya kecaman terhadap serangan Israel, dalam kondisi seperti ini, pemerintah RI perlu melobi Presiden Abdel Fattah As-Sisi (Presiden Mesir) untuk secepatnya membuka pintu perbatasannya dengan Palestina," kata Jawahir di Yogyakarta, Minggu (13/7/2014).
Dia mengatakan pintu perbatasan di Rafah tersebut, saat ini menjadi pintu satu-satunya untuk penyaluran bantuan dari berbagai negara.
Pemerintah juga dapat melakukan bersama-sama dengan menggandeng pemerintah negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Indonesia, kata dia, memiliki sahabat-sahabat negara Islam dalam OKI, sementara organisasai tersebut memiliki fungsi memperjuangkan negara-negara Islam, yang tentunya termasuk Palestina.
"Jika OKI bisa dijadikan sebagai forum negara-negara Islam untuk memperjuangkan itu, tentu seharusnya bisa mengeluarkan desakan kepada Mesir untuk membuka pintu perbatasan," katanya.
Dengan dibukanya pintu perbatasan tersebut, maka penderitaan rakyat Palestina dapat dikurangi, sebab saat ini banyak korban yang membutuhkan perawatan karena persediaan obat-obatan dan alat kesehatan yang terbatas.
"Kalau itu (pintu perbatasan) terus ditutup, maka Palestina akan menjadi ladang pembantaian dalam sebuah kurungan," kata dia.
Indonesia, menurut dia, memiliki peran yang cukup potensial untuk mampu mengeluarkan inisiatif tersebut, selain sebagai negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia, Indonesia juga dikenal memiliki kepedulian tinggi mengenai perdamaian.
Bahkan lebih dari itu, menurut dia, Indonesia juga dapat mendesak PBB untuk segera melakukan penekanan terhadap tindakan Israel tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan