Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta seluruh jajaran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintah provinsi tidak menerima parsel menjelang Lebaran.
"Kan sudah diimbau oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Makanya, tidak boleh ada pejabat atau pun pegawai Pemprov DKI yang menerima parsel jelang Lebaran," kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2014).
Menurut dia, KPK telah mengirimkan surat edaran kepada Pemprov DKI agar seluruh jajaran PNS, baik pejabat maupun pegawai, tidak menerima parsel menjelang Lebaran.
"Sebetulnya, setiap tahun juga kami selalu mendapatkan himbauan untuk tidak menerima parsel dari kolega manapun. Makanya, saya ingin agar himbauan ini dipatuhi oleh seluruh jajaran PNS DKI," ujar Basuki.
Selain tidak menerima parsel, pria yang saat ini juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta itu pun mengingatkan agar seluruh pegawai tidak meminta parsel atau apapun kepada perusahaan lain.
"Jadi, KPK juga menghimbau supaya seluruh PNS DKI tidak meminta parsel, hadiah atau fasilitas lain dari pihak swasta, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaan rekanan," tutur Basuki.
Apabila terdapat gratifikasi pada masing-masing instansi, dia meminta agar segera melaporkan pemberian hadiah, parsel, THR atau fasilitas lain tersebut kepada KPK selambat-lambatnya 30 hari.
Lebih lanjut, dia pun mengungkapkan bahwa KPK melarang pengunaan aset-aset negara untuk kepentingan pribadi, misalnya penggunaan mobil dinas untuk mudik ke kampung halaman.
"Kalau sudah kehabisan tiket untuk mudik, maka lebih baik menyewa kendaraan roda empat saja, khususnya bagi para pejabat, yang penting jangan pakai mobil dinas," tambah Basuki. (Antara)
Berita Terkait
-
Menebar Kebaikan di Bulan Suci, FISTFEST Berkolaborasi dengan Waroeng Steak
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?