Suara.com - Salah satu pasangan andalan Indonesia di nomor ganda campuran, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth, akhirnya harus tumbang di semifinal Taiwan Open, yang digelar di Taipei Arena, Sabtu (19/7/2014) siang.
Mengawali rangkaian pertandingan hari ini melawan pasangan Cina, Liu Yuchen/Yu Xiaohan, Kido/Pia langsung kalah di game pertama dengan 17-21, sebelum lantas mampu merebut game kedua dengan 21-19. Sayangnya kemudian, di game ketiga yang berlangsung ketat, mereka akhirnya harus kembali kalah dengan 20-22, serta dipastikan terhenti di babak ini.
Untungnya bagi Indonesa, dua pasangan lainnya yang tampil tak lama sesudah itu, berhasil memastikan kemenangan dan melaju ke final. Yang pertama adalah pasangan ganda putra, Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan. Pasangan ini meraih kemenangan atas ganda asal Jepang, Hiroyuki Saeki/Ryota Taohata, dengan skor 26-24 dan 23-21.
Berikutnya, giliran ganda putri Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii yang meraih kemenangan dan memastikan langkah ke final. Pasangan unggulan ke-4 ini sukses mengalahkan lawan yang juga adalah unggulan ke-5 asal Cina, Tang Yuanting/Yaqiong Huang, dengan skor 21-16 dan 21-17, dalam waktu 44 menit saja.
Masih ada dua pasangan ganda lainnya dari Indonesia yang akan tampil hari ini, yaitu ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika, serta ganda putri Dian Fitriani/Nadya Melati. Jika Alfian/Annisa akan berhadapan dengan pasangan Hong Kong, Chan Yun Lung/Tse Ying Suet, maka Dian/Nadya bakal menghadapi unggulan teratas asal Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan