Suara.com - Pasangan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika akhirnya melengkapi wakil-wakil Indonesia yang akan tampil di final tiga nomor turnamen bulutangkis Taiwan Open. Sebelumnya, Indonesia sudah dipastikan menempatkan finalis di nomor ganda putra dan ganda putri.
Dalam pertandingan Sabtu (19/7/2014) sore ini, Alfian/Annisa memastikan maju ke final setelah mengalahkan pasangan ganda asal Hong Kong, Chan Yun Lung/Tse Ying Suet. Mereka menang meyakinkan dengan skor 21-13 dan 21-16, dalam waktu 28 menit.
Sayangnya, keberhasilan itu tidak mampu diikuti oleh ganda putri Dian Fitriani/Nadya Melati. Bermain di partai berikutnya menghadapi unggulan teratas asal Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, ganda putri Indonesia ini harus menyerah dengan skor 11-21 dan 12-21.
Namun sebelumnya, Indonesia sudah memastikan dua pasangan tampil di final dua nomor ganda lainnya, yaitu ganda putra Andrei Adistia/Hendra Aprida Gunawan dan ganda putri Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii. Andrei/Hendra melaju setelah mengalahkan ganda asal Jepang, Hiroyuki Saeki/Ryota Taohata, sementara Nitya/Greysia maju usai menaklukkan pasangan Cina, Tang Yuanting/Yaqiong Huang.
Satu pasangan Indonesia lainnya yang harus gugur di semifinal hari ini adalah ganda campuran Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth. Tampil di partai pembuka, Kido/Pia harus menyerah kalah di tangan ganda asal Cina, Liu Yuchen/Yu Xiaohan. Sementara itu di nomor tunggal, Indonesia tak memiliki satu wakil pun di semifinal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan