Suara.com - Hingga siang ini, Minggu (20/7/2014), Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat, baru menerima data fisik 22 provinsi dari total 33 provinsi.
Dari data itu, hanya 17 provinsi saja yang datanya berhasil dimasukkan KPU. Padahal rencananya KPU akan melakukan rapat pleno suara secara bertahap.
Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah berharap rekapitulasi tingkat provinsi bisa selesai dalam sehari.
"Hari ini kita akan lakukan rekapitulasi untuk provinsi di Indonesia. Mudah-mudahan 33 provinsi bisa selesai hari ini," kata Ferry di gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/7/2015).
Meski demikian, Ferry berharap agar rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional akan rampung pada esok dan kemudian diumumkan pada tanggal 22 Juli 2014.
"Kita optimis dapat selesai, dalam negeri maupun luar negeri. Nanti kan jadi 34 dengan yang luar negeri. Kalau dalam negeri itu sudah dilakukan berjenjang dan sudah dilakukan secara optimal," kata dia.
Dalam rapat pleno terbuka ini selain dari pihak KPU pusat, hadir juga KPU propinsi se-Indonesia, tim kampanye kedua pasangan capres dan cawapres, Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas