Suara.com - RSUD H Soemarno Sosroatmodjo, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, menyebutkan hingga Rabu malam (30/7/2014), Tim SAR gabungan menemukan empat korban feri tenggelam dari enam korban yang hilang.
Dirut RSUD H Soemarno Sosroatmodjo Dr Bawa Budi R melalui Kabid Keperawatan Siter saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Rabu, mengungkapkan pihaknya menerima laporan, ada empat korban meninggal yang sudah ditemukan dari enam korban yang hilang.
Empat korban tersebut jelas Siter, yaitu Mursidah (9) asal Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Siti Fatimah (35), Ahmad Noval Badali (2) asal Panamas, Kabupaten Kapuas, dan Sahruji (26) asal Tarantang, Kabupaten Kapuas.
Dia mengatakan empat korban meninggal itu langsung dibawa ke RSUD H Soemarno Sosroatmodjo dan langsung dilakukan visum.
"Empat korban meninggal selesai kami lakukan visum, dan jenazah sudah kami serahkan ke pihak keluarga masing-masing," ucap Siter.
Sementara itu, anggota Satpol PP Kabupaten Kapuas, Martin mengungkapkan hanya dua korban lagi yang masih belum ditemukan.
"Dua korban yang saat ini belum ditemukan yakni Syahrani (22) dan M Gunem (1,5)," katanya.
Martin menjelaskan dari pantauan langsung di tempat kejadian perkara, tiga korban yang ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB, sedangkan satu korban lagi ditemukan pada pukul 17.00 WIB.
Dia juga mengungkapkan, hingga saat ini pencarian dua korban feri tenggelam masih dilakukan bersama masyarakat, Tim SAR gabungan dan aparat Polri/TNI. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Teori Konspirasi Misteri Kematian dan Hilangnya Ilmuwan Riset Sensitif di AS
-
Nama Teddy hingga Maruli Diseret, Saiful Mujani Kritik Kebijakan Presiden Perluas Peran TNI di Sipil
-
AS Siapkan Opsi Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz hingga Infrastruktur Militer
-
Kasus Firli Bahuri Jalan di Tempat: Kejati Kembalikan SPDP Gara-gara Polisi Lewati Batas Waktu!
-
Janda 69 Tahun Tewas Usai Jadi Korban Penipuan Asmara Online, Duit Rp 20 Miliar Hilang
-
PN Jakpus Bereaksi Usai Hakim Kasus Korupsi Chromebook Rp2,1 T Dilaporkan Tim Nadiem Makarim
-
Mencekam! Saksi Ungkap Detik-detik 2 PRT Terkapar di Benhil: Bawa Tas Pakaian dan Sabun Mandi
-
Media Arab Bongkar Tentara Israel Menjarah Rumah-rumah di Lebanon dalam Skala Besar
-
KPK Klaim Punya Wewenang untuk Usulkan Batasan Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik
-
Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI: Bahas Strategi Pertahanan dan Izin Lintas Udara