Suara.com - Layanan arus balik Lebaran di Stasiun Senen Jakarta yang diperkirakan berakhir pada H+7 atau 5 Agustus akhirnya diperpanjang hingga 10 Agustus 2014.
"Guna mengantisipasi lonjakan penumpang maka PT KAI tetap melayani hingga lima hari ke depan dari jadwal semula yakni H+7 Lebaran," kata Kepala Humas DOP I PT KAI Agus Komaruddin di Jakarta, Sabtu (2/8/2014).
Menurut dia, permintaan tiket mengalami peningkatan dan sudah habis terjual dari 31 Juli hingga 10 Agustus.
Meskipun lonjakan penumpang pada arus balik terus meningkat, namun sebaliknya ribuan penumpang yang ingin mudik juga masih ada.
"Arus balik atau kedatangan pada 2 Agustus H+4 sudah mencapai dua belas ribu lebih penumpang sementara untuk arus mudik atau keberangkatan mencapai sembilan ribu lebih penumpang," ujar Agus.
Berdasarkan data, untuk keberangkatan mulai pukul 04.06-14.33 WIB tercatat sebanyak 12.462 penumpang diangkut dengan 10 rangkaian kereta api reguler, tujuh berasal dari dari Stasiun Senen, dua dari Stasiun Tanjung Priok dan satu dari Merak.
Sementara untuk kedatangan mulai pukul 00.06-14.33 WIB tercatat sebayak 9.462 ribu penumpang dengan 15 rangkain reguler dan lima kereta tambahan. Data keberangkatan dan kedatangan tersebut tercatat di Stasiun Senen.
Data sebelumnya pertanggal 1 Agustus atau H+3 jumlah kedatangan mencapai 18.024 ribu penumpang sementara keberangkatan mencapai 19.011 penumpang.
"Kami sudah menyiapkan tempat duduk per harinya sebanyak 35.444 dengan 54 rangkaian kereta api dan 14 tambahan. Itu bisa lebih karena masih ada tiket infal usia tiga tahun," sebutnya.
Dibandingkan dengan tahun lalu, kata dia, ada kenaikan hingga tujuh persen. "Untuk tahun 2013 tercatat penumpang sebanyak 471.320 sementara tahun ini mencapai 505.927 penumpang,"tandasnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan hingga pukul 18.00 WIB suasana keamanan di Stasiun Senen masih kondusif. Penumpang terlihat padat baik yang ingin mudik maupun sudah balik.
Sejumlah petugas dari Polisi dan TNI terlihat berjaga-jaga di setiap sudut yang dianggap rawan bahkan sesekali mereka membantu pemudik di stasiun tersebut yang terlihat kesusahan membawa barang.
Sementara di pos kesehatan petugas jaga terlihat sibuk memberikan pengobatan ringan ke beberapa penumpang yang terlihat kelelahan dan beberapa penumpang lainnya istirahat guna melanjutkan perjalanan.
"Pelayanan petugas di sini sangat baik, rencananya kami sekeluarga baru mau mudik ke Surabaya karena baru dapat tiket, kemungkinan balik ke Jakarta lagi minggu depan." kata Sumarni, calon penumpang, saat ditemui di pos kesehatan Stasiun Senen. (Antara)
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak
-
Libur Sekolah Lebaran 2026 Kapan? Ini Aktivitas yang Bisa Dilakukan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius