News / Internasional
Jum'at, 17 April 2026 | 10:01 WIB
Dokumentasi--Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memberi keterangan pers soal dampak pandemi COVID-19 pada aspek sosial-ekonomi dunia. (Antaranews)
Baca 10 detik
  • Sekjen PBB Antonio Guterres menyambut baik kesepakatan gencatan senjata di Lebanon untuk mengakhiri permusuhan serta penderitaan warga sipil.
  • Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata sepuluh hari antara Lebanon dan Israel yang berlaku mulai Kamis malam.
  • Penghancuran jembatan di selatan Sungai Litani oleh serangan udara Israel telah memutus akses bagi sekitar 106.000 warga lokal.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyambut positif pengumuman kesepakatan gencatan senjata di Lebanon dan menegaskan kesiapan PBB untuk mendukung langkah menuju perdamaian, menurut Juru Bicara PBB Stephane Dujarric.

“Saya baru saja berbicara dengan Sekretaris Jenderal, yang mengatakan dengan jelas menyambut baik langkah-langkah yang akan mengakhiri permusuhan dan penderitaan di kedua sisi garis biru,” kata Dujarric dalam konferensi pers, Kamis.

Ia menambahkan bahwa PBB melalui misi politik dan perdamaian akan terus terlibat dalam upaya mendorong stabilitas di kawasan tersebut.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari yang mulai berlaku Kamis (16/4/2026) malam.

Trump juga disebut akan mengundang kedua pemimpin tersebut ke Washington untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian.

Di sisi lain, Dujarric mengonfirmasi adanya laporan penghancuran jembatan di wilayah selatan Sungai Litani, yang menyebabkan akses ribuan warga terputus.

Ia menyebut lebih dari 106.000 orang terdampak akibat terbatasnya jalur penyeberangan yang tersisa di wilayah tersebut.

Media lokal Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan jembatan Qasmiya diserang beberapa kali oleh pesawat dan drone Israel, yang juga menargetkan kendaraan di sekitar lokasi sebelum serangan udara yang menyebabkan korban jiwa.

(Antara)

Baca Juga: Gencatan Senjata Lebanon - Israel Berlaku, Donald Trump Serukan Penghentian Pembunuhan

Load More