- Sekjen PBB Antonio Guterres menyambut baik kesepakatan gencatan senjata di Lebanon untuk mengakhiri permusuhan serta penderitaan warga sipil.
- Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata sepuluh hari antara Lebanon dan Israel yang berlaku mulai Kamis malam.
- Penghancuran jembatan di selatan Sungai Litani oleh serangan udara Israel telah memutus akses bagi sekitar 106.000 warga lokal.
Suara.com - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyambut positif pengumuman kesepakatan gencatan senjata di Lebanon dan menegaskan kesiapan PBB untuk mendukung langkah menuju perdamaian, menurut Juru Bicara PBB Stephane Dujarric.
“Saya baru saja berbicara dengan Sekretaris Jenderal, yang mengatakan dengan jelas menyambut baik langkah-langkah yang akan mengakhiri permusuhan dan penderitaan di kedua sisi garis biru,” kata Dujarric dalam konferensi pers, Kamis.
Ia menambahkan bahwa PBB melalui misi politik dan perdamaian akan terus terlibat dalam upaya mendorong stabilitas di kawasan tersebut.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menyepakati gencatan senjata selama 10 hari yang mulai berlaku Kamis (16/4/2026) malam.
Trump juga disebut akan mengundang kedua pemimpin tersebut ke Washington untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian.
Di sisi lain, Dujarric mengonfirmasi adanya laporan penghancuran jembatan di wilayah selatan Sungai Litani, yang menyebabkan akses ribuan warga terputus.
Ia menyebut lebih dari 106.000 orang terdampak akibat terbatasnya jalur penyeberangan yang tersisa di wilayah tersebut.
Media lokal Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan jembatan Qasmiya diserang beberapa kali oleh pesawat dan drone Israel, yang juga menargetkan kendaraan di sekitar lokasi sebelum serangan udara yang menyebabkan korban jiwa.
(Antara)
Baca Juga: Gencatan Senjata Lebanon - Israel Berlaku, Donald Trump Serukan Penghentian Pembunuhan
Berita Terkait
-
Gencatan Senjata Lebanon - Israel Berlaku, Donald Trump Serukan Penghentian Pembunuhan
-
Kata-kata PBB soal Gencatan Senjata Lebanon - Israel, Menghentikan Penderitaan Rakyat di Jalur Biru
-
Militer Israel Tembaki Lebanon Selatan Meski Gencatan Senjata Resmi Berlaku
-
Israel Pertahankan Zona Keamanan 10 Kilometer di Lebanon Selama Masa Gencatan Senjata
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
BBM Langka Bikin Ekonomi Warga Sumut Terancam Lumpuh
-
Kursumawati Bawa Semangat Inklusi dan Literasi Keuangan ke Serbalawan Bersama AgenBRILink
-
BRI Apresiasi BRILink Agen Berprestasi, Kursumawati Bawa Pulang All-New Yaris
-
Ngeri! Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Banyak Kendaraan Rusak Parah
-
Lewat AgenBRILink, Kursumawati Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Serbalawan
-
Purbaya Belum Tahu IKN Minta Tambahan Anggaran Rp 2,7 Triliun, Tunggu Arahan Prabowo
-
Kursumawati, AgenBRILink Penggerak Edukasi Keuangan bagi Masyarakat Serbalawan, Sumut
-
Kisah Sukses BRILink Agen Kursumawati, Raih Grand Prize Super BRILink Agen 2025
-
Smartwatch Garmin Original Bisa Dibeli di Mana Saja? Ini 5 Toko Resmi dan Dijamin Asli
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering