Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Bupati Karawang Ade Swara beserta istri, Nurlatifah. Suami istri ini akan diperiksa terkait dugaan kasus pemerasan dalam pengurusan izin SPPL atas nama PT Tatar Kertabumi di Kabupaten Karawang.
"Iya, akan diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Selasa (5/8/2014).
Selain itu, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap ajudan Ade Swara, Adi.
"Iya akan diperiksa sebagai saksi," kata Priharsa.
Nurlatifah datang sekitar pukul 09.45 WIB dengan mengenakan baju warna oranye dibalut rompi bertuliskan Tahanan KPK. Ia mengenakan kerudung warna hitam.
Nurlatifah datang duluan. Sedangkan suaminya, baru datang lima menit kemudian.
Mereka kompak bungkam kepada wartawan.
"Nanti ya, nanti ya," kata Ade Swara sambil berjalan ke dalam kantor KPK.
KPK telah menetapkan Ade Swara dan Nurlatifah sebagai tersangka pada Jumat 18 Juli 2014. Suami istri ini dijerat diduga memeras PT Tatar Kertabumi sebesar Rp5 miliar. Saat itu, PT Tatar akan mengajukan izin pembangunan mal di Karawang.
Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 e atau Pasal 23 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 421 jo Pasal 55 KUHP.
PT Tatar Kertabumi merupakan anak perusahaan PT Agung Podomoro Land. PT Latar baru diakuisisi Podomoro melalui PT Pesona Gerbang Karawang senilai Rp61 miliar. Perusahaan berencana mengembangkan superblock mini di Kabupaten Karawang di atas lahan seluas 5,5 hektar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
BPOM Temukan 56 Ribu Produk Pangan Bermasalah Jelang Ramadan dan Idul Fitri
-
Bangunan dan Rumah Porak Poranda, Influencer Israel: Oh Ini Rudal Iran, Ngeri Banget Ya
-
Warga Tel Aviv Saat Ini: Di Langit Hujan Rudal Iran, Di Bungker Dipenuhi Pecandu Narkoba
-
Jakarta Belum Temukan Kasus Campak, Dinkes Ingatkan Risiko Penularan dari Sekitar
-
Aksi Korve Massal: Kapolda Metro Jaya dan Dua Menteri Sulap Pasar Kramat Jati Lebih Bersih
-
Pernyataan Pihak Iran Benjamin Netanyahu Tewas dengan Luka Parah
-
Warga Binaan Lapas Cibinong Ikuti Gerakan Membaca Alkitab untuk Pembinaan Rohani
-
Iran Disebut Dapat Bantuan Nuklir Korea Utara, Pakar Militer AS Peringatkan Trump
-
Ucapkan Selamat HUT ke-12 Suara.com, Anies Baswedan: Terus Bernyali untuk Menjaga Demokrasi!
-
Tok! Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan Gus Yaqut, Status Tersangka Korupsi Kuota Haji Sah