Suara.com - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menutup sementara kegiatan pendakian umum ke kedua gunung tersebut selama satu bulan penuh mulai 1 hingga 31 Agustus.
"Penutupan kegiatan pendakian ini merupakan agenda rutin setiap tahun, selain itu sebagai langkah pemulihan ekosistem setelah sekian lama dibuka untuk kegiatan pendakian dan kemah," kata Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah Sukabumi BBTNGGP Afrizal kepada wartawan, Kamis (7/8/2014).
Menurut Afrizal, selain untuk pemulihan ekosistem, penutupan kegiatan pendakian ini juga untuk antisipasi terjadinya kebarakan hutan, karena Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan pada Agustus ini intensitas hujan rendah..
Bahkan dari prakiraan BMKG, curah hujan di wilayah Jawa Barat khususnya Sukabumi, Bogr dan Cianjur berpotensi terjadinya kebakaran hutan.
"Dengan ditutupnya kegiatan pendakian secara umum ini, percepatan pengembalian hayati dan ekosistem bisa terlaksana, karena bagaimana pun juga ekosistem yang ada di Gunung Gede dan Pangrango butuh berkembang biak dan tumbuh secara tenang tanpa terganggu oleh manusia," tambahnya.
Di sisi lain, untuk mengantisipasi adanya penyusup selama penutupan kegiatan pendakian ini untuk umum, pihaknya melakukan kegiatan pengamanan, pemantauan dan patroli langsung di lapangan. Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi baik kepada warga dan menyebarkan imbauan pemberitahuan bahwa untuk sementara kegiatan pendakian untuk umum ditutup sampai 31 Agustus. (Antara)
Berita Terkait
-
Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp
-
Gunung Kembang: Pendakian Singkat dengan Pemandangan Memikat
-
Horor Gunung Welirang: Kesalahan Fatal Pendakian di Film Dusun Mayit (2025)
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
Puncak Watu Bengkah Gunung Klotok Kediri: 536 Mdpl yang Bikin Ngos-ngosan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!