Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung langkah presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan dan membentuk tim transisi kendati belum dilantik dan masih menunggu hasil sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).
Hal itu disampaikan SBY dalam sebuah wawancara yang diunggah ke laman Youtube berjudul “Apa tanggapan Presiden SBY terhadap proses Transisi Capres Terpilih”, yang dipantau suara.com, Jumat (8/8/2014).
Dalam wawancara yang berdurasi lebih dari 14 menit itu SBY mengungkapkan, bisa mengerti langkah Jokowi, mengingat presiden terpilih harus langsung bekerja setelah dilantik.
“Apalagi satu bulan setelah presinden terpilih mengucapkan sumpahnya di hadapan MPR RI, maka akan segera mengikuti serangkaian pertemuan puncak pada tingkat internasional. Mulai dari KTT ASEAN, ASEAN Plus, East Asia Summit dan bahkan G20,” ujar SBY.
Dia juga bercerita soal pengalamannya pada pertama kali menjabat dan tidak memiliki waktu persiapan.
“Ketika pada tahun 2004 dulu saat saya dinyatakan sebagai persiden terpilih, saya tidak memiliki kesempatan dan bahkan memiliki akses untuk melakukan persiapan sebelum memangku jabatan,” ungkapnya.
“Oelh karena itu bagaimanapun, apa yang dipikrkan dan direncanakan jokowi ini tidak keliru dan mendukung langkah-langkah itu,” tambahnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara