News / Nasional
Jum'at, 08 Agustus 2014 | 14:11 WIB
Jokowi dan Jusuf Kalla berfoto bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Abror/Rumga Press).

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung langkah presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan dan membentuk tim transisi kendati belum dilantik dan masih menunggu hasil sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu disampaikan SBY dalam sebuah wawancara yang diunggah ke laman Youtube berjudul “Apa tanggapan Presiden SBY terhadap proses Transisi Capres Terpilih”, yang dipantau suara.com, Jumat (8/8/2014).

Dalam wawancara yang berdurasi lebih dari 14 menit itu SBY mengungkapkan, bisa mengerti langkah Jokowi, mengingat presiden terpilih harus langsung bekerja setelah dilantik.

“Apalagi satu bulan setelah presinden terpilih mengucapkan sumpahnya di hadapan MPR RI, maka akan segera mengikuti serangkaian pertemuan puncak pada tingkat internasional. Mulai dari KTT ASEAN, ASEAN Plus, East Asia Summit dan bahkan G20,” ujar SBY.

Dia juga bercerita soal pengalamannya pada pertama kali menjabat dan tidak memiliki waktu persiapan.

“Ketika pada tahun 2004 dulu saat saya dinyatakan sebagai persiden terpilih, saya tidak memiliki kesempatan dan bahkan memiliki akses untuk melakukan persiapan sebelum memangku jabatan,” ungkapnya.

“Oelh karena itu bagaimanapun, apa yang dipikrkan dan direncanakan jokowi ini tidak keliru dan mendukung langkah-langkah itu,” tambahnya lagi.

Load More