News / Nasional
Jum'at, 08 Agustus 2014 | 15:35 WIB
SBY jabat tangan Jokowi di Rumah Sakit Pekerja, Cakung, Jakarta, Selasa (8/4/2014). [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan presiden terpilih Joko Widodo agar bersiap-siap menerima serbuan protes dari masyarakat terkait dengan nama menteri yang akan dipilihnya nanti.

Menurut SBY, protes itu bisa muncul sebagai konsekuensi karena Jokowi membuka peluang buat masyrakat memberikan masukan secara terbuka melalui dunia maya.

“Cuma nanti pak jokowi harus bersiap-siap. Kalau nanti begitu diumumkan kabinet itu, masyarakat ada yang tidak puas. Karena masyatakat kita ini mudah tidak puas. Jago jagonya, calonnya yang diunggulkan misalnya tidak masuk,” ujar SBY dalam rekaman wawancara yang diunggah ke Youtube berdasarkan pantauan suara.com, Jumat (8/8/2014).

Dia juga mengatakan, Jokowi mesti menjelaskan alasan yang jelas dan dapat diterima saat memilih nama calon menteri tertentu yang tidak masuk menjadi pilihan rakyat.

“Sehingga sebagai seorang sahabat, pada saatnya pak Jokowi harus bisa menjelaskan, (kenapa) harus memilih si A dan bukan memilih si B,” kata SBY lagi.

Kendati pemilihan menteri adalah hak prerogativ presiden, namun belakangan muncul sebuah laman di internet, dimana masyarakat bisa memberikan masukan dan memilih nama calon menteri yang akan diusulkan kepada Jokowi.

Jokowi sendiri dalam beberapa kesempatan tidak keberatan dengan cara itu, dan menyatakan terbuka menerima masukan dari siapapun.

Load More