Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra, Simon Santoso, akhirnya meraih tiket ke ajang BWF World Championships (Kejuaraan Dunia) 2014, lantaran mundurnya salah satu pemain dunia. Hal itu sebagaimana dipublikasikan melalui situs resmi PBSI.
Sebelumnya, Simon hanya menduduki daftar tunggu urutan pertama. Namun belakangan, satu wakil Cina yaitu Du Pengyu, mengundurkan diri karena cedera. Simon pun dengan demikian berhak untuk berlaga di kejuaraan yang akan dihelat di Kopenhagen, Denmark, pada 25-31 Agustus 2014 ini.
"Saya bersyukur akhirnya bisa lolos. Meskipun sebelumnya saya masih di daftar waiting list, namun saya tetap mempersiapkan diri dengan baik. Mudah-mudahan saya bisa tampil maksimal di Kejuaraan Dunia 2014," ujar Simon, seperti dikutip BadmintonIndonesia.org.
"Selamat kepada Simon yang akhirnya lolos ke Kejuaraan Dunia 2014. Semoga Simon dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, dan menorehkan prestasi membanggakan di kejuaraan ini," ujar Gita Wirjawan, Ketua Umum PP PBSI.
Berdasarkan hasil undian yang dilangsungkan pada Senin (11/8/2014), di Hotel Berjaya Times Square, Kuala Lumpur, Malaysia, pemain spesialis tunggal putra asal klub Tangkas ini diunggulkan di tempat ke-8. Di babak pertama, Simon akan berhadapan dengan pemain asal Spanyol, Pablo Abian.
Simon yang berperingkat 8 dunia ini tercatat pernah satu kali berjumpa dengan Pablo di ajang Kejuaraan Dunia 2007 lalu. Kala itu, Simon menang straight game dengan 21-18 dan 21-15.
"Walaupun unggul 1-0 di skor pertemuan dengan Pablo, namun saya tak mau menganggap enteng lawan. Biasanya pemain Eropa kalau bertanding di Eropa tidak mudah untuk dikalahkan," ungkap Simon pula. [BadmintonIndonesia.org]
Berita Terkait
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Analisa: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim
-
Pramono Anung Tegaskan Kebijakan WFA bagi ASN DKI Berlaku hingga 27 Maret
-
Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal