Suara.com - Zakat dapat menjadi sarana efektif mengentaskan kemiskinan, karena penyalurannya diyakini tepat sasaran kepada fakir miskin.
"Zakat yang merupakan sistem ekonomi Islam memiliki keunggulan dibanding instrumen fiskal konvensional. Zakat ini jelas efektif mengentaskan kemiskinan karena penyalurannya benar-benar ditujukan kepada fakir dan miskin," kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Banda Aceh, Rabu (13/8/2014).
Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Aceh dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof DR Syahrizal Abbas pada konferensi internasional zakat dengan tema optimalisasi zakat sebagai pilar peradaban.
Gubernur menyebutkan, Pemerintah Aceh tetap berkomitmen mendorong akselerasi pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai cara.
Salah satunya, sebut dia, mengupayakan pengelolaan zakat secara profesional melalui lembaga resmi. Selain itu, Pemerintah Aceh juga mengeluarkan regulasi yang membantu pengumpulan zakat tersebut.
Menurut Gubernur Aceh, tidak ada satu pun instrumen fiskal konvensional yang memiliki karakteristik seperti zakat. Penyaluran zakat jelas tepat sasaran karena zakat diberikan benar-benar kepada mereka dari kalangan ekonomi kecil.
Di Provinsi Aceh, kata dia, lembaga pengelola zakat merupakan bagian dari sistem pemerintahan. Lembaga ini disebut Baitul Mal. Selain itu, zakat di Aceh juga masuk dalam pendapatan asli daerah.
"Hanya Provinsi Aceh yang menjadikan zakat sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah. Namun begitu, pengelolaan zakat di Aceh belumlah sempurna," ungkap Zaini Abdullah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan