Suara.com - Warga yang bertempat tinggal di dekat kanal Kalimalang, Jakarta Timur, mempersiapkan acara "Semarak Kalimalang" dengan kegiatan utama lomba panjat pinang untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia ke-69.
Dari pantauan Antara, Sabtu (16/8/2014), terdapat 11 batang pohon pinang yang telah dipasang di sepanjang Kalimalang, untuk lomba panjat pinang hari Minggu (17/8/2014).
Seperti warga RW 03, Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, yang sedang memasang tiga batang pohon pinang di Kalimalang untuk lomba panjat pinang.
Ketua RW 03 Muchtar Usman mengatakan selain lomba panjat pinang, dalam acara "Semarak Kalimalang" ini juga diadakan lomba titian pinang (berjalan di atas pohon pinang yang direbahkan dan dioleskan oli untuk mengambil hadiah), dan tinju bantal.
"Kegiatan ini untuk mengingatkan kita atas perjuangan pejuang yang bergotong royong dan kita mencontohkannya dengan panjat pinang," kata Muchtar.
Ia mengatakan, kegiatan yang akan dimulai Minggu pukul 09.00 WIB ini merebutkan hadiah seperti televisi, kulkas, mesin cuci, setrika, kipas angin, dan kompor.
"Sudah dari 20 tahun yang lalu lomba panjat pinang digelar di Kalimalang dan Kalimalang telah menjadi wisata masyarakat saat perayaan 17 Agustus," ujarnya.
Ari, Ketua Panitia Perlombaan di Kalimalang, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengatakan semenjak kecil telah mengikuti perlombaan panjat pinang dan tinju bantal di kali itu.
"Lima belas tahun yang lalu saat saya masih anak-anak mengikuti lomba di Kalimalang ini dan sekarang saya telah menjadi ketua panitianya," kata Ari.
Ia menambahkan, setiap tahunnya acara Semarak Kalimalang dilakukan pada tanggal 17 Agustus namun tidak pada dua tahun yang lalu. "Tahun 2012 dan 2013 tidak diadakan lomba karena bersamaan dengan bulan puasa," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
-
Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM
-
DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel
-
Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'
-
Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza