Suara.com - Joko Widodo ikut meramaikan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 69 di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (17/8/2014).
Setelah ikut lomba balap karung, calon presiden terpilih ini ikut main bola.
Jokowi yang sekarang masih menjabat Gubernur DKI Jakarta itu main bola bersama sejumlah artis. Dia satu tim bersama Judika, Darius Sinatria, dan Valentino Jebret. Mereka tergabung dalam tim Selebriti Hitam FC.
Lawan mereka juga artis yang tergabung dalam tim Selebriti Hijau FC dengan pemain Gusti Randa, Ibnu Jamil, dan Ugie.
Jokowi tampil dengan mengenakan seragam warna hitam dan sepatu kets yang sehari-hari ia pakai untuk bekerja. Sebelum main, ia pemanasan ringan dulu dengan lari kecil sambil menyalami warga.
Jokowi menjadi eksekutor bola pertama saat kick-off dimulai. Jokowi berperan sebagai penyerang.
Dimenit-menit awal, Jokowi tampil enerjik. Umpan dari Darius ia olah, walaupun tendangannya sering melebar ke sisi kanan gawang.
Penampilan Jokowi dan kawan-kawannya mendapat sorakan penonton. Sorak-sorak penonton semakin terdengar bila melihat Jokowi dengan gayanya dalam menggiring bola.
Memasuki menit ketiga, Darius mencoba masuk ke jantung pertahanan lawan, tapi dijegal pemain Selebriti Hijau FC. Alhasil, pelanggaran tercipta dan pinalti untuk tim Jokowi.
Jokowi dipilih menjadi eksekutor dan ia berhasil melesakkan bola ke gawang.
Tidak ada selebrasi dari Jokowi. Dia malah terlihat kebingungan ketika bisa membobol gawang lawan. Teman-teman setimnya pun memeluk Jokowi. Bahkan, mereka sempat selfie di lapangan.
"Baru kali ini artis yang minta foto. Biasanya artis yang dimintai foto. Pak Jokowi memang luar biasa," kata komentator pertandingan lewat pengeras suara.
Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan keunggulan Selebriti Hitam FC 1-0 atas Selebriti Hijau. Jokowi, menjadi kunci pertandingan ini. Seluruh bola pun sengaja diarahkan padanya.
Memasuki menit keenam, pluit wasit berbunyi. Jokowi melakukan pelanggaran karena menjatuhkan pemain lawan yang mencoba merebut bolanya. Aksi Jokowi ini malah menimbulkan tawa penonton karena respon yang ditunjukkan Jokowi.
Di menit ketujuh, Jokowi mengacungkan jari sebagai tanda minta diganti. Usai pergantian pemain, Jokowi langsung merebahkan tubuh di kursi penonton.
Jokowi terengah-engah karena kelelahan. ?"Ya kan sudah lama sekali nggak latihan, nggak pernah jogging dan sepedaan," kata dia.
Pertandingan tetap berlanjut ketika Jokowi meninggalkan lapangan hijau. Sambil pergi, ia menyalami warga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur
-
Resmi! Prabowo Berhentikan Silmy Karim dari Jabatan Wamen Imipas
-
Silmy Karim Diduga Terima Uang Pemerasan Sejak Jadi Dirjen Hingga Wamen Imipas
-
Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan
-
Aksi Kamisan 910: Indonesia Darurat Militerisme, Anak Papua Jadi Korban Agresi di Pengungsian