Suara.com - Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-69 tepat pada pukul 10.00 WIT di Kabupaten Biak Numfor, Papua, diwarnai bunyi sirene serta dentuman meriam sebanyak 17 kali. Upacara pada Minggu, 17 Agustus 2014 ini sendiri dilangsungkan dengan khidmat, meski hujan melanda kawasan itu.
Prosesi detik-detik proklamasi dalam upacara di daerah ini dipimpin oleh Wakil Bupati Biak Numfor, Thomas Alfa Edison Ondy. Sementara pembacaan Naskah Proklamasi dilakukan oleh Ketua DPRD Nehemia Wospakrik.
Selepas pembacaan Naskah Proklamasi, upacara pun segera dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih, yang dilaksanakan oleh 30 anggota Paskibra, dengan dikawal puluhan prajurit TNI/Polri.
Para peserta upacara HUT RI yang terdiri dari pelajar SD hingga SMA/SMK, sejumlah pemuda, mahasiswa, PNS, pegawai swasta, serta prajurit TNI/Polri, tampak tetap bersemangat mengikuti upacara, meski pakaian mereka basah terkena hujan. Menurut Ketua Panitia, Herry Mulyana, pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi ini berlangsung lancar tepat waktu.
"Pemkab dan panitia penyelenggara menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada peserta upacara yang hadir merayakan HUT RI ke-69," ungkapnya.
Sementara, hingga pukul 10.15 WIT, di sela-sela upacara detik-detik proklamasi, situasi Kamtibmas di wilayah Biak dan sekitarnya pun tampak kondusif, dengan berbagai aktivitas warga berjalan normal. [Antara]
Berita Terkait
-
Kontak Tembak di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas Aibon Kogoya dan Sita 561 Butir Amunisi!
-
Presiden Prabowo Akan Pimpin Upacara Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata
-
Papua Connection Kutuk Kekerasan KKB: Serangan ke Guru dan Nakes Bentuk Teror Kemanusiaan
-
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
-
Legislator PDIP Dukung Pemberian Beasiswa Bagi Mahasiswa Papua Pegunungan
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bantuan Tunai eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
Menko Polkam Instruksikan Bandara-Stasiun Kerja Optimal Saat Lebaran, Wanti-wanti Hal Ini
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali