Suara.com - Mantan karyawan perusahaan milik Muhammad Nazaruddin, Yulianis, mengungkapkan kalau Rp50 miliar yang dibawanya secara bertahap ke Kongres Demokrat pada 2010 lalu bukan berasal dari suap proyek pembangunan komplek olahraga Hambalang, Bogor.
Hal itu diungkapkan Yulianis dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Hambalang dengan terdakwa bekas Ketum Demokrat Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor, Senin (18/8/2014).
Keterangan Yulianis tersebut disampaikan dalam tanya jawab langsung antara saksi dengan terdakwa.
"Apakah benar uang Rp50 miliar dari Hambalang dibawa ke Bandung untuk kongres?," tanya Anas.
"Uang yang saya bawa tidak ada bubunganya dengan Hambalang dan saya juga tidak pernah terima uang Rp50 miliar secara langsung dari (PT) Adhi Karya. Uang tersebut secara diterima secara angsur, karena tidak bisa mengambil Rp30 miliar dalam satu hari," terang Yulianis.
Dalam perkara ini, jaksa menuding Anas menerima hadiah atau gratifikasi berupa satu unit mobil Toyota Harrier B 15 AUD senilai Rp670 juta dan satu unit mobil Toyota Vellfire B 69 AUD senilai Rp735 juta. Bekas Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) itu juga didakwa menerima uang sebesar Rp 116,525 miliar dan US$ 5,261 juta.
Anas juga dituduh menerima fasilitas survei pemenangannya secara gratis dari PT Lingkaran Survei Indonesia (LSI) sebesar Rp 478,632 juta. Anas juga didakwa melakukan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebesar sebesar Rp20,8 miliar dan Rp 3 miliar.
Sedangkan berkaitan dengan uang puluhan miliar Rupiah yang disebar di Kongres Demokrat disebut-sebut digunakan untuk meraup suara dari pengurus Demokrat di daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran
-
Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU
-
Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas
-
Tak Sekadar Halalbihalal di Rumah SBY, Puri Cikeas jadi Saksi Cinta Lama Anies-AHY Bersemu Kembali?
-
Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara
-
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini