Suara.com - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) menyatakan akan menggelar ajang Pra-Kejuaraan Dunia di Sungai Citarik, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), pada akhir November 2014. Ini disebut sebagai ajang uji coba bagi tim-tim kelas dunia dalam olahraga petualangan ini.
"Akan ada lima hingga 10 negara yang datang. Mereka ingin mencoba Sungai Citarik, sebelum Kejuaraan Dunia sesungguhnya tahun depan," ungkap Sekjen FAJI, Adiseno, di Jakarta, Senin (18/8/2014).
Untuk diketahui, Indonesia memang mendapat kepercayaan dari Federasi Arung Jeram Dunia (IRF) untuk menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Arung Jeram Enam Pedayung (R-6) tahun 2015. Sungai Citarik di Kabupaten Sukabumi akan menjadi arena event tersebut, yang dijadwalkan pada November tahun depan.
"Sudah menjadi tradisi, setahun menjelang Kejuaraan Dunia, tuan rumah menggelar Pra-Kejuaraan Dunia, agar peserta bisa mencoba arena yang akan dipakai," kata Adiseno pula.
Dikatakan Adiseno, umumnya atlet yang ikut Pra-Kejuaraan Dunia berasal dari negara-negara papan atas dalam olahraga ini, seperti dari benua Eropa, serta dari sejumlah negara Asia seperti Jepang dan Kazakhstan.
"Jadi, tim kita pun berkesempatan uji tanding dengan tim-tim terbaik dunia pada Pra-Kejuaraan Dunia nanti," katanya.
Disebutkan, Sungai Citarik terpilih oleh IRF sebagai lokasi penyelenggaraan, selain karena kondisi arusnya memenuhi syarat, juga didukung oleh akomodasi yang memadai untuk menampung lebih dari 1.200 atlet dan ofisial dari berbagai negara.
"Di sana juga sudah ada operator-operator arung jeram yang cukup berpengalaman, seperti Caldera dan Arus Liar," tambah Adiseno.
Kejuaraan Dunia Arung Jeram 2015 di Citarik Sukabumi sendiri diperkirakan akan diikuti lebih dari 1.000 atlet dari 60 negara. Sementara itu, pada bulan Oktober 2014 mendatang, juga ada Kejuaraan Dunia Arung Jeram Empat Pedayung (R-4) di Brasil, di mana Indonesia akan mengirim tim junior dari Banten mengikutinya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran
-
Buttonscarves hingga Benang Jarum Diserbu! Simak Kesuksesan Modinity Warehouse Sale 2026
-
Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes
-
HUT ke-55 Hero Supermarket, BRI Tebar Diskon Rp55 Ribu di Mall Taman Anggrek
-
Perbedaan Kulkas Mini Kompresor vs Termoelektrik, Mana yang Lebih Bagus?
-
4 Moisturizer Glad2Glow untuk Remaja, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?
-
Hasil Muktamar ke-35 NU: Evaluasi Kopdes, Rakyat Bukan Objek Pasar
-
Sisi Gelap 2,6 Miliar Transaksi Video Commerce: UMKM Sejahtera atau Sekadar Capek?
-
Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz
-
Posko GRIB Jaya di Kedoya Terbakar Senin Dini Hari, Pengurus Ngaku Belum Terima Laporan