Suara.com - Seorang nenek berusia 75 tahun di Wyoming, Amerika Serikat, divonis hukuman penjara seumur hidup setelah dinyatakan bersalah membunuh suaminya dam mengubur mayatnya dalam sebuah tambang emas tua empat puluh tahun silam.
Awalnya, jaksa penuntut umum ingin agar Alice Uden, si nenek dijatuhi penjara minimal 20 tahun. Sementara itu, pengacara Alice ingin agar vonis atas nenek berusia 75 tahun itu ditunda dan ia diberi masa percobaan. Namun, hakim akhirnya memutuskan untuk memberikan hukuman seumur hidup.
Alice ditangkap tahun lalu atas tuduhan pembunuhan tingkat dua setelah menembak mati Roland Holtz, suaminya pada sekitar tahun 1974 atau 1975. Tak hanya Alice, suami keduanya, Gerald Uden, juga ditangkap. Gerald sudah lebih dahulu divonis seumur hidup tahun lalu atas pembunuhan mantan istri dan dua putranya. Namun, dalam dokumen pengadilan tidak disebutkan apakah ada keterkaitan antara pembunuhan yang dilakukan Alice dan Gerald.
Dalam tuntutan jaksa, Alice disebutkan menggunakan sepucuk senapan untuk menembak suami pertama yang baru ia nikahi hanya beberapa bulan di bagian belakang kepala saat ia sedang terlelap. Alice lalu memasukkan jenazah Roland ke dalam tong dan menguburnya dalam sebuah tambang emas tua di Wyoming. Mayat Roland baru ditemukan bulan Agustus tahun lalu.
Namun, pengacara Alice membantah tuntutan itu. Menurut si pengacara, Alice membunuh sebagai upaya membela diri. Pasalnya si suami, Roland, mengancam akan menyakiti putrinya yang masih bayi.
Pengacara pun meminta hakim mempertimbangkan kembali putusannya. Menurutnya, hukuman yang diberikan terlalu berat bagi seorang perempuan tua yang menderita sakit, dan terpaksa membunuh suaminya yang melakukan kekerasan rumah tangga. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
-
Kasus ART Tewas di Bogor Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Desak Polisi Periksa Peran Majikan
-
Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen