Suara.com - Sebanyak 24 mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, hingga Sabtu (30/8/2014) belum mengembalikan mobil dinas.
"Dari 30 anggota DPRD Kota Bekasi periode 2009--2014, baru enam orang di antaranya yang sudah mengembalikan," kata Sekertaris DPRD Kota Bekasi Erwin Effendi di Cikarang, Sabtu.
Menurut Erwin Effendi, dari enam orang yang telah mengembalikan aset Pemkot Bekasi, satu di antaranya telah dikembalikan dalam bentuk uang pengganti karena mengalami kerusakan parah pascakecelakaan.
Mobil jenis Daihatsu Terios hitam itu diketahui merupakan kendaraan dinas anggota DPRD Kota Bekasi Ratu Tatu Sukarsih yang saat kecelakaan digunakan putranya, M. Lutfi Fadilah (23), pada bulan Mei 2013.
Erwin mengatakan bahwa pihaknya memberikan batas waktu pengembalian mobil dinas itu sampai dengan akhir Agustus 2014.
"Kami sudah sepakat dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk menjemput langsung kendaraan itu ke rumah peminjamnya bila sampai akhir Agustus 2014," katanya.
Dia mengaku optimistis para mantan anggota dewan itu akan mengembalikan seluruh mobil dinas yang mereka pinjam.
Alasannya, kendaraan dinas tersebut dibeli dengan menggunakan uang masyarakat yang dihimpun dalam APBD.
"Pada umumnya yang bersangkutan sudah siap mengembalikan. Akan tetapi, jika sampai batas akhir nanti ada yang belum menyerahkan, Pemkot Bekasi akan bentuk tim menjemput kendaraan itu langsung," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tampil Gaya Tak Bikin Merana: Intip Pesona Mantan Mobil Dinas Pejabat, Harga di Bawah LCGC
-
Bantah Sengaja Lawan Arus, Kadispenad Sebut Mobil Dinas TNI Berpelat 1-45 Terjebak Macet
-
Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota
-
Dalih Promosi Aset, ASN DKI Bawa Mobil Dinas ke Puncak saat Libur: Tapi Plat Ditukar Jadi Putih?
-
Heboh Mobil Dinas DKI Disulap Jadi Pelat Putih, Buat Jalan-jalan ke Puncak Bikin Konten
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?