Suara.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menganggap Paus Fransiskus sebagai musuh terbesar dari kalangan Kristiani. Karena itu, ISIS menjadikan Paus Fransiskus sebagai saah satu target yang akan diserang.
Hal itu diungkapkan harian Il Tempo yang mengutip sumber dari agen intelijen Italia. Menurut keterangan dari agen intel tersebut, ISIS menilai Paus telah menyebarkan kebohongan tentang Islam.
Sumber tersebut juga menyebut, ISIS akan menyerang Italia dan juga Eropa sebagai bentuk konfrontasi langsung yang lebih besar lagi terhadap negara Barat.
Paus Fransiskus pernah melontarkan pernyataan yang mengecam aksi yang dilakukan oleh kelompok ISIS.
“Saya hanya bisa mengatakan ini, aksi kekerasan itu harus dihentikan. Sekali lagi saya tegaskan, dihentikan dan saya tidak mengatakan dibom atau perang,” kata Paus beberapa waktu lalu.
Terkait ancaman yang diterima Paus tersebut, Vatikan mengatakan, nyawa Paus tidak berada dalam bahaya.
“Tidak ada yang serius terkait ancaman tersebut. Berita sama sekali tidak mempunyai dasar yang jelas,” kata Federico Lombardi, juru bicara Vatikan. (LatinTimes.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Toko Kosmetik di Sawah Besar Digerebek, Ternyata 'Gudang' Ribuan Butir Pil Tramadol dan Hexymer
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat