Suara.com - Joko Widodo dalam kapasitas sebagai Gubernur DKI Jakarta menjenguk korban KM Paus milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang terbakar, di Rumah Sakit Umum Daerah Sakit Koja, Jakarta Utara.
Presiden terpilih periode 2014-2019 itu mendapat pengawalan dari Pasukan Pengamanan Presiden.
Jokowi diantar menggunakan mobil dinas gubernur, Kijang Innova nomor polisi B 1154 BH. Jokowi tiba di RSUD Koja sekitar pukul 14.45 WIB dan langsung masuk ke ruang IGD.
Dari IGD, Jokowi kemudian naik ke lantai 5 yaitu ruang perawatan korban kapal Paus.
Jokowi melarang awak media ikut masuk ke ruang perawatan agar tidak mengganggu ketenangan pasien.
"Jangan ada yang masuk ya. Nanti ganggu," ujar Jokowi.
Pasien yang dijenguk Jokowi bernama Abdul Kadir (52), Khatib (21), dan Nirwan (28). Mereka mengalami luka bakar parah.
Setelah menjenguk ketiga pasien, Jokowi mengunjungi korban lainnya bernama Nyanyu (19) di ruang isolasi IGD RS Koja. Luka bakar yang dialami Nyanyu lebih parah sehingga ia diisolasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
Terkini
-
Jika Gagal Hadirkan Damai, HNW Minta Prabowo Cabut dari BoP
-
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Bawa 11 Orang Termasuk Sekda ke Jakarta!
-
Kedubes AS di Arab Saudi Tutup Total Usai Serangan Drone, Layanan Darurat Dibatalkan
-
Mudik Gratis 2026: Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik
-
Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Santriwati Modus Manipulasi Doktrin, Polisi Sita Kondom
-
Perkuat Layanan Digital PMI, Finnet dan KP2MI Resmikan Kerja Sama Strategis
-
Kasus Suap CPO Rp60 Miliar, Hakim Perintahkan Jaksa Proses Hukum Pemilik Wilmar dan Musim Mas
-
Advokat Marcella Santoso Divonis 16 Tahun Penjara, Terbukti Suap Hakim Kasus CPO dan TPPU
-
Operasional Bus Listrik Diperluas, Infrastruktur Banjir Ikut Dibenahi
-
Timur Tengah Memanas, Pengamat Ungkap Alasan Koalasi Barat Berpikir Ulang Serang Iran