Suara.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, Rabu (3/9/2014) waktu setempat, mengecam pemenggalan kepala jurnalis Steven Soltoff sebagai aksi biadab abag kegelapan, dan mengatakan bahwa gerilyawan yang membunuh wartawan itu bukan merupakan wajah Islam yang sebenarnya.
"Wajah Islam yang sebenarnya tidak nampak dari apa yang kita saksikan kemarin, ketika dunia kembali harus menyaksikan brutalitas teroris kelompok Daulah Islam," kata Kerry saat menghadiri upacara pengangkatan utusan khusus Amerika Serikat untuk masyarakat Muslim.
Dia sekaligus menyebut Steven sebagai jurnalis yang berani yang dibunuh oleh pengecut dibalik cadar anggota Negara Islam (IS) atau juga dikenal dengan nama ISIS.
Setelah berupaya keras untuk mengembalikan Sotloff ke rumahnya, Kerry mengatakan pembunuhan beruntun terhadap jurnalis asal Amerika Serikat sebagai pukulan berat.
Kerry berjanji Amerika Serikat akan terus memburu para pembunuh Sotloff.
"Mereka yang membunuh James Foley dan Steven Sotloff di Suriah harus tahu bahwa Amerika Serikat akan mengadili mereka," kata dia.
"Wajah Islam bukan merupakan jagal yang membunuh Steven Sotloff. Itu adalah wajah ISIS. Wajah Islam bukan nihilis yang hanya tahu bagaimana menghancurkan tanpa tahu bagaimana membangun. Juga bukan pengecut-pengecut di balik cadar--yang tindakan bar-barnya telah menghina agama damai itu," kata dia.
"Wajah Islam sebenarnya adalah adalah perdamaian berdasarkan martabat seluruh manusia. Wajah itu nampak dalam masyarakat Muslim yang berupaya mengentaskan kemiskinan, menyediakan layanan kesehatan dan mereka yang berada di garis depan untuk menawarkan bantuan di manapun terdapat krisis kemanusiaan," kata Kerry. (AFP/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?