Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bila nanti dirinya sudah tidak menjabat, berharap dapat dikirimi satu mangkok makanan rawon ekspor dari Jawa Timur.
Permintaan tersebut disampaikan Presiden Yudhoyono saat peresmian sejumlah proyek MP3EI di Jakarta, dalam konferensi jarak jauh melalui video kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo.
"Sebelum diekspor nanti jangan lupa kirim rawonnya satu mangkok ke Cikeas (kediaman SBY) ya," katanya disambut senyum para hadirin.
Permintaan itu disampaikan setelah Gubernur Jawa Timur menyampaikan sejumlah proyek yang tengah dilaksanakan pihaknya, di antaranya mengemas masakan khas Jawa Timur Rawon agar dapat diekpsor ke luar negeri.
Gubernur Jawa Timur dan sejumlah gubernur lainnya yang berada di Jawa Timur melakukan telewicara untuk meresmikan sejumlah proyek MP3EI di koridor ekonomi Jawa.
Sementara itu dalam acara tersebut, enam gubernur dari enam koridor memaparkan berbagai hal terkait proyek MP3EI.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi), para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida S Alisjahbana, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak