Suara.com - Rizal, seorang menantu pemilik yayasan tega menganiaya tiga bocah murid kelas VII SMP Darul Muchlisin, Pedongkelan Belakang, Jakarta Barat. Tiga bocah tersebut adalah Andi (13), Erlangga (13), dan Muji (12).
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (9/9/2014) sore, ketika jam istirahat. Ketiga bocah tersebut sedang asik makan, tiba-tiba ada yang melempar batu yang mengakibatkan makanan mereka berantakan.
"Terus ditimpuk balik malah yang punya yayasan dateng, terus langsung naik, anak-anak digamparin semua," kata Andi, ketika mendampingi orang tuanya melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis (11/9/2014).
Selain ketiga bocah ini, ada sekitar tujuh siswa lainnya yang dipukuli Rizal.
Sementara itu, Andi menderita mimisan karena pukulan keras di kepalanya, sedangkan Muji sempat pingsan karena dicekik oleh Rizal.
Beberapa anak lainnya menderita luka lebam dan para korban sempat dilarikan ke RSUD Cengkareng oleh pihak sekolah.
"Pak Rian, guru olahraga misahin, eh ditonjok juga," imbuh Erlangga.
Heri Andriyanto (35) selaku orang tua Muji menyesalkan pihak sekolah yang tidak langsung mengkonfirmasi ke orangtua murid terkait peristiwa tersebut.
Ketiga anak tersebut juga mengaku, setelah dianiaya mereka juga diancam untuk tidak melaporkannnya kepada orang tua.
"Sudah menyelesaikan secara baik-baik, dari yang punya yayasan sudah adem, pas pelakunya dateng malah nantangin terus ngajak ribut, malah dia ngerasa jadi korban, yaudah kita laporin aja ke Polisi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?
-
Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia