Suara.com - Pengacara korban tabrak lari sekaligus pemerkosaan, Ronny Talapessy, menduga adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tabrak lari yang dialami AP (16).
"Dugaan kita itu ada keterkaitan kasus pemerkosaan itu dengan tabrakan. Karena seperti diincer gitu, mau dimatiin nih anak. Sedangkan pelaku lainnya belum ditangkap," kata Rony saat dihubungi suara.com, Rabu (17/9/2014).
Rony menambahkan, saat ini AP masih dalam keadaan kritis karena menderita patah tulang, gegar otak,
Rony pun berharap, agar pihak kepolisian cepat bergerak untuk menangani kasus ini.
"Hari ini saya mau ke Polres Jakarta Selatan, ingin tahu perkembangannya," terang Ronny.
Rencananya, Rony juga akan meminta bantuan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingat korban masih dibawah umur.
"Kita akan ke KPAI juga, bsok mungkin ke KPAI," tambahnya lagi.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan, Komisaris Polisi Indra Fadillah Siregar mengungkapkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan ke arah sana, karena belum menemukan benang merahnya.
"Dugaan ke arah sana tetap kami dalami, tetapi kami belum berani menyimpulkan ke arah sana. Karena sebelum kejadian kecelakaan itu, kami sudah menangkap pelakunya," kata Indra.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menerima laporan terkait tindak perkosaan yang dialami seorang gadis 16 tahun di Ciputat atas nama AP.
AP diperkosa oleh enam orang, seorang pelaku dikenalnya melalui pesan singkat. AP diperkosa oleh enam orang pemuda, akibat perbuatan bejat tersebu, AP hamil 2 bulan.
Selain menjadi korban pemerkosaan, AP juga menjadi korban tabrak lari. Saat ini kondisi AP masih kritis dan tergeletak tak berdaya di ICU Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh dan Sumut Dimanfaatkan Warga jadi Material Huntara
-
Sopir Taksi Online Cabul Ditangkap di Depok: Polisi Temukan Sabu, Kondom, hingga Obat Kuat!
-
Iran Tembak Jatuh Jet F-35 Milik Amerika Serikat di Wilayah Teheran Hari Ini
-
Lompatan Besar Pendidikan RI: Penggunaan 288 Ribu Papan Tulis Interaktif Disorot Dunia
-
Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam
-
Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik
-
Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB
-
Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran
-
Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?
-
Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon