Suara.com - Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto mengatakan pihaknya telah menyaring 2.800 nama untuk dicalonkan sebagai menteri pada kabinet yang akan dipimpin Jokowi dengan Jusuf Kalla pada periode 2014-2019.
"Hingga saat ini sudah tersaring 200 nama, dan masih dipersiapkan untuk mengisi 34 posisi menteri di kabinet mendatang" kata Andi di Jakarta, Selasa (23/9/2014).
Dia menjelaskan bahwa sampai saat ini Tim Transisi masih terus berupaya mematangkan 18 nama calon menteri dari profesional, sedangkan calon menteri dari partai belum mengalami perkembangan.
Menurut dia seleksi calon menteri itu tidak menitikberatkan pada komposisi kursi bagi profesional atau pun calon yang diajukan dari partai koalisi agar mendapatkan kualitas pemimpin yang baik secara obyektif.
Dosen Ilmu Hubungan Internasional UI itu menekankan bahwa proses seleksi ini menggunakan cara aspirasi atau kepentingan publik.
"Tidak ada penilaian terhadap partai ini atau itu, bukan. Pokoknya adalah dari seberapa pahamnya calon tersebut kepada pemikiran pembangunan nasional seperti Bung Karno," kata Andi menegaskan.
Pemikiran yang dimaksudkan oleh Andi menjadi syarat mutlak bagi calon menteri yang akan mengisi kabinet pemerintahan Jokowi dengan JK pada periode 2014-2019 tersebut.
Dalam nama-nama calon tersebut Andi juga menyebutkan ada sejumlah kepala daerah yang ikut masuk ke dalam hasil seleksi tersebut, namun Andi enggan menyebutkan pihak yang dimaksud. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
-
25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi
-
KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur
-
Dudung Jadi KSP-Qodari Pimpin Bakom, DPR: Hak Prerogatif Presiden Sesuai Kapabilitas
-
Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang
-
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
-
Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu