Suara.com - Sekitar 1.000 relawan dari Asia Pasifik telah bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kepala Komando Pasifik Amerika di Asia, Admiral Samuel Locklear mengatakan, Amerika memberi perhatian terhadap fenomena bergabungnya relawan dari Asia ke ISIS.
“Ini meruipakan masalah yang harus menjadi perhatian. Ada sekitar 1.000 relawan yang berpotensi untuk menjadi pejuang yang pindah dari Asia Pasifik. Ini berdasarkan pengamatan yang sudah kami lakukan,” kata Locklear.
Kata dia, jumlah itu kemungkinan akan terus bertambah. Locklear menegaskan, serangan udara yang dilakukan Amerika ke markas ISIS di Irak dan Suriah akan semakin intensif. Meski demikian, pasukan Amerika akan tetap menjaga keseimbangan di wilayah Asia Pasifik.
Sebelumnya, Presiden Barack Obama juga khawatir denghan semakin banyaknya warga negara asing yang bergabung dengan kelompok ISIS. Parlemen Amerika sendiri sudah menyetujui permintaan Obama untuk memberikan dana dalam perang melawan ISIS.
Sebelumnya, Irak mengaku memiliki laporan intelijen yang menyebutkan bahwa Negara Islam (IS) yang sebelumnya menamakan diri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berencana menyerang jalur kereta bawah tanah di Paris, Prancis, dan Amerika Serikat (AS). Informasi tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, hari Kamis (25/9/2014).
“Mereka berencana menyerang kereta bawah tanah di Paris dan AS,” kata Abadi kepada sekelompok kecil wartawan saat berada di New York, AS, dalam rangka menghadiri rapat dengan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (AFP/Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata