Suara.com - Anggota Polda Metro Jaya menembak mati dua tersangka perampokan rumah saudaranya Ibu Ani Yudhoyono bernama Alfian dan Chandra alias Ican pada Kamis (2/10/2014) malam.
"Petugas terpaksa menindak tegas karena pelaku melakukan perlawanan," kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan di Jakarta Jumat (3/10/2014)
Herry mengatakan kedua tersangka merupakan pelaku spesialis pencurian dengan kekerasan rumah mewah dan brankas.
Herry mengungkapkan tersangka Alfian berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan saat petugas pengembangkan kasus di wilayah Pondok Indah Jakarta Selatan.
Petugas meminta Alfian menunjukkan tempat yang menjadi sasaran aksinya di sekitar Jalan Sekolah Kencana I Pondok Indah.
"Namun pelaku berusaha melarikan diri meskipun polisi telah memberikan peringatan," ujar Herry.
Sementara itu, tersangka lainnya Chandra terpaksa diberikan tindakan tegas setelah petugas melakukan pengejaran karena pelaku melarikan diri di Jalan Tentara Pelajar Kebayoran Lama Jakarta Selatan Saat ini, petugas telah menangkap empat orang dari tujuh anggota sindikat perampokan itu.
Herry menjelaskan Alfian tercatat sebagai residivis pelaku perampokan sejak 1990-an dengan 19 lokasi kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Bahkan salah satu sasaran korban yang dirampok Alfian cs yakni rumah kerabat istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di wilayah Kelapa Gading Jakarta Utara pada September 2014.
Herry menyebutkan para pelaku biasa menjalankan modus dengan bertamu atau merusak gembok rumah. (Antara)
Berita Terkait
-
Sadis! Komplotan Perampok di Tangsel Keroyok Korban, Disekap di Mobil Sambil Dipaksa Cari Orang
-
Residivis Spesialis Rumah Kosong Beraksi Lagi di Jakarta Barat: Lampu Menyala Jadi Incaran!
-
Keji! Nenek Mutmainah Tewas, Jasadnya Diduga Dibakar dan Dibuang Perampok ke Hutan
-
Berani Tembaki Polisi dan Warga! Komplotan Curanmor Sadis Asal Lampung Ditangkap di Bekasi
-
Teror Perampok Duren Sawit: Todong Nenek dengan Senpi, 2 Pelaku Diringkus, Polisi Buru Sisanya
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran